Home / MEDAN TODAY / Tersulut Emosi, Driver Gojek Tendang Polisi

Tersulut Emosi, Driver Gojek Tendang Polisi


Ratusan pengendara ojek online Gojek menggeruduk kantor manajemen mereka di Jalan Perintis Kemerdekaan, tepatnya di pertokoan Jati Junction, Jumat (10/02/2017). Mereka datang karena tidak sepakat dengan sistem tarif Go Food baru yang ditetapkan manajeme.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Sempat terjadi bentrokan antara driver Gojek dengan petugas kepolisian saat para driver menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor mereka di Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di komplek pertokoan Jati Junction.

Gesekan itu berawal saat seorang petugas Sat Sabhara Polrestabes Medan menertibkan driver yang memenuhi jalan, sehingga membuat kemacetan lalu lintas. Petugas yang mengendarai motor jenis trail menggeber kendaraannya untuk menertibkan driver.

Para driver tak terima dan langsung menendang dan mengakibatkan polisi itu terjatuh dark atas sepeda motor. Melihat hal itu, para driver gojek lainnya malah mengerumuni polisi tang terjatuh.

Baca Juga:  Akhyar Pastikan Data Pasien Corona Akan Terus Di Perbaharui

“Eh maju kali kau geber-geber. Macam betol ajah kau,” kata seorang driver gojek sambil menenteng helm.

BACA JUGA
Ratusan Driver Gojek Medan Geruduk Kantor Manajemen

Peristiwa itu langsung menyulut driver lain dan  hampir menghajar polisi itu. “Jangan mancing emosi kau. Kok kayak gitu caramu,” kata driver lain.

Beruntung beberapa personil kepolisian Polrestabes Medan datang dan menenangkan situasi.

Tidak hanya itu, para driver juga sempat menghentikan driver gojek yang melintas. Beberapa driver gojek yang melintas meminggirkan kendaraannya. Sementara itu, driver yang membawa penumpang diperkenankan melanjutkan perjalanan.

Ratusan driver Gojek berunjuk rasa untuk menolak ditetapkannya sistem baru yang diterapkan manajemen. Mereka menilai sistem itu tidak manusiawi dan merugikan para driver. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru