Home / / Gawat, BNN Sebut Permintaan Narkoba di Sumut Tidak Ada Penurunan

Gawat, BNN Sebut Permintaan Narkoba di Sumut Tidak Ada Penurunan


NARKOBA. Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari saat menunjukan 32 kg sabu hasil tangkapan di Medan, Senin, (20/2/2017).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Deputi Bidang Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menyebutkan peredaran narkoba di Provinsi Sumatera Utara sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan menurutnya permintaan narkoba di Sumut tidak ada penurunan.

“Ini harus menjadi perhatian bagi penduduk Sumatera Utara. Dari saya, BNN, bahwa ternyata di Sumatera Utara permintaan (narkoba) itu belum ada penurunan,” ujar Irjen Arman Depari, di Medan, Senin, (20/2/2017) sore.

BACA JUGA

Tembak Mati Bandar Narkoba, BNN Sita 32 Kg Sabu

Menurut Arman, salah satu solusi untuk mengurangi peredaran narkoba itun adalah meningkatkan kepedulian masyarakat. Agar katanya, peredaran narkoba ini tidak semakin meningkat. “Keperdulian masyarakat perlu dtingkatkan lagi, supaya jangan narkoba ini semakin hari semakin banyak. Dan masyarakat Sumatera Utara semakin banyak korban akibat penyalahgunaan narkoba,”ujarnya.

Baca Juga:  Berkas Penipuan Mujianto P21

Arman Depari juga mengaku untuk skala nasional, peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Bahkan menurutnya, setiap narkoba yang dkirim ke Indonesia akan habis. Selain itu, peredaran narkoba juga sudah merata di semua wilayah Indonesia.

“Sebagaimana saudara-saudara ketahui, bahwa narkoba di Indonesia ini berapa pun dikirim masuk, itu tidak pernah ada sisa, semuanya habis. Nah berarti kalau masuknya dari Aceh sampai ke Papua, berarti sudah dari Sabang sampai Marauke peredarannya. Ini yg perlu kita perhatikan,” pungkasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru