Home / MEDAN TODAY / Duh, ‘Medan Rumah Kita’ Menjadi ‘Medan Rumah Sampah’

Duh, ‘Medan Rumah Kita’ Menjadi ‘Medan Rumah Sampah’


SAMPAH. Tumpukan sampah ada di mana-mana. Pemandangan ini bisa dengan gampang ditemui di hampir seluruh wilayah Kecamatan Medan Area. Bahkan menurut Camat Medan Area, tumpukan sampah itu tersebar di 12 kelurahan. Salahsatunya di kawasan pajak (pasar) Sukarame, Medan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Tumpukan sampah ada di mana-mana. Pemandangan ini bisa dengan gampang ditemui di hampir seluruh wilayah Kecamatan Medan Area. Bahkan menurut Camat Medan Area, tumpukan sampah itu tersebar di 12 kelurahan.

Motto Walikota Medan menjadikan “Medan Rumah Kita” pun sekejab berubah menjadi “Medan Rumah Sampah’. Warga pun merasakan keresahan itu. Pasalnya, tumpukan sampah sudah tiga hari terakhir tak kunjung diangkut petugas kebersihan Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan.

“Sudah banyak tumpukannya, tiga hari sudah gak diangkut sama petugas kebersihan. Baulah udah, satu kelurahan kayaknya,” jelas Andi, warga Kelurahan Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Senin (27/3/2017).

Baca Juga:  HUT RI, Walikota Medan Intruksikan Kibarkan Bendera Selama 5 Hari

Adi, Kepling Tegal Sari II, mengakui sampah yang berada di lingkungannya sudah teronggok sejak Sabtu 25 Maret 2017 lalu hingga hari ini.

“Ia benar bang, sudah tiga hari. Warga kita pun sudah ngeluh ini,” paparnya.

Camat Medan Area Ali Sipahutar tak bisa berbuat banyak. Apalagi dia mengungkapkan, kejadian tersebut tidak hanya dialami satu kelurahan di Kecamatan Medan Area saja. Tetapi di 12 Kelurahan yang berada di Kecamatan Medan Area.

BACA JUGA
Miris, Ternyata Ini Penyebab Sampah di Medan Tak Diangkut

“Kayaknya se-Kota Medan, bukan hanya di Kecamatan Medan Area saja. Semua sampah belum diangkut,” paparnya.

Baca Juga:  Sampah Berserakan Pasar Bakti Terkesan Kotor dan Kumuh

Ia mengungkapkan, seharusnya sampah-sampah tersebut diangkut ke tempat pembungan sampah (TPS) setiap hari. Namun, hal itu tidak terjadi sejak Sabtu hingga hari ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Kebersihan Kota Medan M Husni belum memberikan konfirmasi terkait masalah tersebut. M Husni tidak mengangkat telepon dan membalas pesan singkat yang dikirimkan kepada dirinya. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru