Home / / Kejam! Balita Dipukuli Kepalanya Lalu Punggungnya Diinjak hingga Tewas

Kejam! Balita Dipukuli Kepalanya Lalu Punggungnya Diinjak hingga Tewas


PENGANIAYAN ANAK.Kematian Jolio Sinaga yang ditemukan terkapar dikamar rumah orang tua asuhnya Martina Simanjuntak di Jalan Dalil Tani, Gg Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Senin (27/3/2017) akhirnya terungkap.

EDISIMEDAN.com, SIANTAR – Kematian Jolio Sinaga yang ditemukan terkapar dikamar rumah orang tua asuhnya Martina Simanjuntak di Jalan Dalil Tani, Gg Rebung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Senin (27/3/2017) akhirnya terungkap.

Balita berusia 36 bulan yang ditinggal ibu kandungnya, Mariana Simanjuntak karena mencari nafkah sebagai TKI ke Malaysia ini, tewas karena dianiaya sama Mangara Siahaan (35) warga Jalan Lapangan Bola Atas, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Siantar Marihat.

Pria ini sungguh keji. Ia tega membunuh balita 2,5 tahun. Tak cuma dicubit, korban juga dipukuli kepalanya, lalu punggungnya diinjak hingga patah.

Inilah pembunuhan sadis seorang balita di Pematang Siantar, Sumatera Utara (Sumut). Korban bernama Jolio Sinaga (2,5), sementara pelakunya berinisial MTS (34), warga Jalan Farel Pasaribu, Kelurahan Pardamean, Kecamatan Siantar Marihat.

Baca Juga:  Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Tapsel

Korban ditemukan tewas di salah satu rumah di Gang Rebung, Jalan Dalil Tani Ujung, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, pada Selasa (28/3/2017). Setelah melakukan penyelidikan, sehari setelah penemuan mayat korban, kasus itupun berhasil diungkap.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Siantar, Aiptu Malon Siagian, awalnya pelaku mendatangi rumah ibu asuh korban. Ia mengajak balita itu untuk bermain, namun ditolak korban karena ia sering dicubit hingga membiru.

Karena balita itu menolak, pelaku pun jengkel. Dengan membabi buta, ia memukul bagian samping kepala korban menggunakan kepalan tangannya. Lalu, ia kembali memukul kepala belakang korban sampai terbentur tiang tempat tidur.

Baca Juga:  Bawa Sabu 1 Kg, WNA Malaysia Divonis 13 Tahun Penjara

Korban akhirnya jatuh di lantai, dan parahnya lagi, pelaku kemudian menginjak punggung korban sekuat tenaga sampai akhirnya mengalami patah tulang bagian belakang.

Usai melakukan penganiayaan, pelaku begitu saja meninggalkan korban yang terkapar di lantai kamar sembari mengunci rumah sebagai lokasi kejadian. Pelaku selanjutnya menyerahkan kunci rumah kepada ibu asuhnya, Martina boru Simanjuntak.

“Tersangka mengakui perbuatannya dan sudah kita tahan. Kita kenakan Pasal 80 ayat (3) Undang-undang No. 35 tahun 2014 dengan hukuman 15 tahun penjara,” kata Aiptu Malon,Kamis (30/3/2017).

Balita malang kelahiran 28 Agustus 2014 itu akhirnya dimakamkan di pekuburan Pintu Bosi, Kelurahan Mekar Nauli, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (29/3/2017).[wiwin]

Terkait


Berita Terbaru