Home / / Ini Ancaman Kapolda Sumut Bagi Para Bandar Sabu

Ini Ancaman Kapolda Sumut Bagi Para Bandar Sabu


PEMUSNAHAN NARKOBA.Pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut)memusnahkan barang bukti penyalahgunaan narkoba. Pemusnahan narkoba ini langsung dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di halaman Mako Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Jumat (31/3/2017).

EDISIMEDAN.com,  MEDAN-Ditresnarkoba Polda Sumut memusnahkan 23.204,06 gram sabu dan 1.587 butir pil ekstasi/inex dengan cara direbus. Sedangkan 21.578,6 gram ganja dimusnahkan dengan cara dibakar, Jumat (31/3/2017) siang.

Barang bukti narkotika yang dimusnahkan merupakan sebagian dari hasil sitaan Ditresnarkoba Polda Sumut periode Januari sampai Maret  2017 dari jumlah 26 kasus dengan jumlah tersangka 50 orang terdiri dari 49 pria dan 1 wanita.

Seluruh tersangka berikut barang buktinya ditangkap di tempat dan di waktu yang berbeda.

Pemusnahan barang bukti dilakukan Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel dan disaksikan Ka BNNP Brigjen Pol Andi Leodianto, Waka Polda Sumut, Irwasda, PJU Polda Sumut, para Kapolres, Bea Cukai Medan, Balai POM Sumut, Kejati Sumut dan Penasehat Hukum dan turut disaksikan para tersangka.

Baca Juga:  Ngaku Polisi, Pria Ini Sukses Tipu Keluarga Tersangka Narkoba

Di selah-sela pemusnahan puluhan kilo sabu dan juga narkoba jenis ganja dan ekstasi di depan gedung Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut, Kapoldasu Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel kembali menebar ultimatum.

Ultimatum tersebut pun ditujukan kepada para bandar narkoba dan juga pengedar narkoba jika kembali berani bermain di wilayah hukum Polda Sumut. Tak tanggung-tanggun, Kapoldasu mengatakan sudah memerintahkan bawahan untuk menindak tegas para pengedar dan bandar.

“Hari ini saya kembali mengatakan kepada masyarakat, jangan coba-coba menjadi bandar ataupun pengedar. Nanti akan saya rilis di depan ruang jenazah,” ujarnya.

Maksut dari perkataan itu adalah seperti kejadian yang sebelum-sebelumnya. Dari 50 orang yang diamankan dari barang bukti yang dimusnahkan tadi, tiga orang di antara mereka tewas ditembak petugas.

Baca Juga:  Ini 13 Nama Yang Masuk Daftar Calon Deputi dan Direktur KPK

“Narkoba ini merusak generasi kita. Jadi perlu dilakukan pencegahan dan pemberantasan. Dan itu semua bisa berjalan kalau semua instansi bekerja sama dan juga masyarakat,” ujarnya.

Tak hanya itu, Kapoldasu juga mengungkapkan pertemuannya dengan Pandam I/BB tadi pagi, dalam pertemuan itu, mereka termasuk membahas tentang pencanangan kampung bebas narkoba di Sumut. Siapa yang berani terlibat narkoba, akan diberi sanksi hukum dan juga sangsi sosial seperti diusir dari kampungnya sendiri. [wiwin]

Terkait


Berita Terbaru