Home / / Kejari Medan Terima SPDP Kasus Penistaan Agama

Kejari Medan Terima SPDP Kasus Penistaan Agama


Anthony Hutapea (bersebo) saat menyampaikan permohonan maafnya kepada umat islam saat berada di Mapolrestabes Medan, Senin (17/4/2017).

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Penyidik Pidana Umum (Pidum) Kejari Medan telah menerima surat perintah dimulainya ‎penyidikan (SPDP) milik Anthony Hutapea (61) tersangka penistaan agama Islam dari Penyidik Polrestabes Medan.

“Sudah kita terima SPDPnya, Kamis (20/4) kemarin. Yang kita terima dari kepolisian,” sebut Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Medan, Taufik, Senin (24/4/2017).

Atas SPDP itu, Taufik mengatakan pihaknya sudah menunjuk tim Jaksa Penuntut Umum (JPU)‎ untuk memeriksa berkas Anthony Hutapea hingga ke pengadilan nantinya.

“Untuk ketua tim JPUnya, Kasi Intel Kejari Medan, ‎Erman Rudiansyah,” jelas Taufik.

Aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polrestabes Medan saat ini tengah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi atas kasus penistaan agama sembari melengkapi berkas dan pemberkasan tersangka.

Baca Juga:  Lima Mayat Ditemukan di Aliran Sungai Deli, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

“Kita menunggu lah, untuk pengiriman berkas tahap pertama. Baru lah kita pelajari atau teliti seluruh berkasnya semuanya itu,” tutur Taufik.

Setelah menerima berkas tahap pertama, Lanjut Taufik mengatakan baru bisa ‎menyatakan berkas lengkap atau P-21.”Kemudian, baru kita buat surat dakwaannya. Kita tunggu aja dulu berkas tahap pertama ini,” tandasnya.

‎Untuk diketahui, Polrestabes Medan mengamankan Anthony Hutapea, karena melakukan penistaan agama Islam. Dia diamankan setelah Polrestabes Medan menerima laporan penistaan agama dari Gerakan Anti Penistaan Agama Islam (GAPAI) Sumatera Utara, Jum’at, 14 April 2017.

‎Setelah itu, polisi melakukan penyidikan dan menciduk Anthony di Jalan Setia Budi, Medan, Sumatera Utara, Sabtu, 15 April 2017.‎ Pelaku yang merupakan Pengusaha kafe dan transportasi ini dilaporkan karena telah menghina Nabi Muhammad SAW dalam akun Facebook pribadinya.

Baca Juga:  Mujianto Resmi Jadi Buronan Polisi

Hal tersebut, membuat kemarahan umat islam di Medan dan Sumatera Utara. Tak mau mempersulit masalah, pihak kepolisian langsung menangkap Anthony.

“Tersangka AH (Anthony Hutapea) menistakan agama Islam di medsos sehingga meresahkan umat Islam. Polisi bersama jajaran, mengatensi kasus ini dan bertindak cepat menindaklanjuti kasus itu,” tutur Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho kepada wartawan di Medan, Senin, 17 April 2017, lalu.

Sandi mengatakan, dijerat dengan Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE atau Pasal 156 huruf a KUHPidana.

Sandi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menggunakan media sosial. Pelanggaran itu akan ditindak tegas. “Ini harus menjadi pelajaran. Siapa pun yang melanggar hukum, akan ditindak,” imbuhnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru