Home / / JR Saragih Pastikan Dolok Silau Kondusif Usai Tawuran

JR Saragih Pastikan Dolok Silau Kondusif Usai Tawuran


SIMALUNGUN PASCA TAWURAN. Bupati Simalungun JR Saragih mendatangi Nagori Cingkes dan Nagori Bawang, Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pasca terjadinya tawuran warga di dua Nagori tersebut, Senin (24/4/2017).

EDISIMEDAN.com, SARIBU DOLOK – Bupati Simalungun JR Saragih bergerak cepat mendamaikan dua nagori yang bertikai yakni Nagori Bawang dengan Nagori Cingkes, Dolok Silau, Simalungun, Sumatera Utara.

Perdamaian dua Nagori (desa-red) di Dolok Silau, Kabupaten Simalungun ini dilakukan Bupati Simalungun JR Saragih di Gedung Serba Guna Sekolah SMA Plus Elfarina Saribu Dolok, Simalungun.

Dalam perdamaian ini pun dihadiri hampir 150 orang dari Nagori yang bertikai yakni Nagori Bawang dengan Nagori Cingkes, Dolok Silau. Tak ketinggalan pula Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan, Danrem 022/PT Kolonel Inf. Gabriel Lema serta Dandim 0207 Simalungun Letkol Inf. Oni Kristiono Goendong.

Baca Juga:  JR Saragih: Gereja Bagian dari Pemerintah

“Kami selaku Pemerintahan Kabupaten Simalungun dengan Kapolres dengan Dandim dan Danrem untuk menyatukan kedua desa, kehadiran perdamaian ini sekaligus bertemu tokoh masyarakat sebanyak 150 orang dari dua Nagori di Dolok Silau, Kabupaten Simalungun,” jelas Bupati Simalungun JR Saragih Senin (24/4/2017).

JR Saragih meminta agar bersama-sama menjadikan Kabupaten Simalungun dalam suasana kondusif. “Saya bermohon tidak lagi ada kejadian, desa Cingkes dan desa Bawang harus merasa nyaman malam ini dan seterusnya,” tambahnya.

Diakuinya lagi, demi menjaga keamanan maka Brimob, Satpol dan TNI tetap menjaga suasana keamanan sehingga, masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa. Baginya, yang salah tetap berhadapan dengan hukum dan tidak ada mencari kesalahan orang lain.

Baca Juga:  Jalan Menuju Danau Toba akan Dilebarkan 4 Meter Sepanjang 30 Km

Orang nomor satu di Kabupaten Simalungun ini, menegaskan semua pengobatan dijamin Pemerintahan Kabupaten Simalungun karena tujuannya untuk kondusif.

BACA SEBELUMNYA:
Buntut Tawuran Warga, JR Saragih Copot Camat Dolok Silau

“Untuk persoalan ganti rugi soal kedai kopi yang dibakar warga sedang dikaji, bila dari hasil penyidikan pemilik kedai tersebut ikut terlibat, maka kami tidak bertanggung jawab tapi sebaliknya bila tak terbukti bersalah maka kami selaku Pemerintahan Kabupaten Simalungun akan tanggung jawab. Biarlah proses hukum diserahkan kepada kepolisian,” urainya.

Sementara itu, Danrem 022/PT Kolonel Inf. Gabriel Lema menambahkan, pihaknya tetap bersiaga penuh dalam menjaga keamanan usai terjadinya tawuran di dua Nagori yang ada di Dolok Silau itu.

Baca Juga:  Besok, Bawaslu Gelar Sidang Perdana Gugatan JR Saragih kepada KPU Sumut

“Sesuai permintaan ada dua peleton, keberadaan ini dalam mengawal kenyamanan hidup, tidak ada lagi rasa trauma. Semoga malam ini sudah nyaman untuk masyarakat,” tutupnya. [ftr]

Terkait


Berita Terbaru