Home / MEDAN TODAY / Buruh di Medan: “Tak Jamannya Lagi May Day Turun ke Jalan”

Buruh di Medan: “Tak Jamannya Lagi May Day Turun ke Jalan”


MAYDAY. Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Medan berlangsung meriah. Acara yang dipusatkan di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan, Senin (1/5/2017) itu dimeriahkan dengan aksi joged bersama dan pembagian sembako.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Medan berlangsung meriah. Acara yang dipusatkan di Gelanggang Remaja Jalan Sutomo Medan, Senin (1/5/2017) itu, dimeriahkan dengan aksi joged dangdut bersama dan pembagian sembako.

Perayaan May Day yang dilakukan seribuan buruh dari 18 organisasi yang tergabung dalam Gabungan Serikat Pekerja/Serikat Buruh Indonesia (GABSI) Kota Medan ini, sudah berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Usaha Tarigan, Ketua Panitia Penyelenggara Hari Buruh di Medan, sudah tidak jamannya lagi melakukan aksi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi buruh. Apa yang menjadi tuntutan kaum buruh dapat disampaikan melalui dialog, sebab kaum buruh saat ini lebih mengedepankan musyawarah/mufakat.

Baca Juga:  Antisipasi Kenaikan Dana Tunai Lebaran, Mandiri Region I Siapkan Rp 6,4 Triliun

“Pernyampaian aspirasi melalui dialog lebih simpatik, elegan dan bermartabat. Karena melalui cara ini tidak ada yang dirugikan, terutama para stakeholder maupun pengusaha. Di samping itu cara dialog ini lebih efektif dan cepat diterima dibandingkan menyampaikan aspirasi dengan turun ke jalan,” jelas Usaha.

Menurut mereka, merayakan May Day dengan kumpul bersama para stake holder lebih simpatik, elegan dan bermartabat.

Di acara itu, para buruh juga melaksanakan kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Dinas Kesehatan Kota Medan.

Sedangkan puncak acara diisi dengan hiburan dan pemberian paket sembako kepada seluruh pekerja yang hadir.

Baca Juga:  UNPRI Wisuda dan Pemberian Gelar Doktor Kehormatan Dua Tokoh

Sebagai ungkapan rasa gembira dan apresiasi kepada para buruh yang tidak menggelar aksi konvoi turun ke jalan, Walikota Medan Dzulmi Eldin mengajak ribuan buruh untuk joged bersama.

Didampingi Kapolresta Medan, Kombes Pol Sandi Nugroho, Dandim 0201/BS, Kol Inf Bambang Herqutanto dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Medan, Walikota menyanyi bersama dengan para buruh.

Selain lagu Rumah Kita, juga didendangkan lagu Anak Medan dan Maumere. Mendengar ketiga lagu ini, para buruh pun langsung berjoget bersama.

Mereka melupakan sejenak persoalan-persoalan maupun rutinitas kerja yang mereka hadapi selama ini. Intinya, para buruh ingin berkumpul dan bergembira bersama untuk merayakan May Day tersebut.

Baca Juga:  Bobby Nasution Jajal Sirkuit Racer Day Out Kolaborasi Medan Berkah
Selain pembagian sembako, para buruh di Medan juga melaksanakan kegiatan sosial berupa donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) serta Dinas Kesehatan Kota Medan.

Kendati begitu, buruh di Medan juga menyampaikan 5 butir pernyataan sikap, berisikan persoalan maupun permasalahan yang dihadapi kaum buruh saat ini.

Kelima tunutan tersebut adalah, cabut Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 tentang pengupahan, tertibkan sistem kerja harian lepas, borongan, kontrak dan outsourching. Lalu, cabut gugatan APINDO terkait UMK dan UMK/UMSK Kota Medan 2017 di PTUN Medan.

Selanjutnya, buat peraturan daerah (Perda) Kota Medan tentang ketenagakerjaan, serta tegakkan hukum ketenagakerjaan di Kota Medan. [ded]

Terkait


Berita Terbaru