Home / / Pembunuhan Pelajar di Tanah Garapan Masih Misterius

Pembunuhan Pelajar di Tanah Garapan Masih Misterius


TEMUAN MAYAT. Warga yang bermukim di Dusun 22 Pondok Rowo Tambak Bayan Deliserdang mendadak heboh. Pasalnya, di lahan tanah garapan itu, ditemukan jasad seorang remaja dengan kondisi mengenaskan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Warga yang bermukim di Dusun 22 Pondok Rowo Tambak Bayan Deliserdang mendadak heboh. Pasalnya, di lahan tanah garapan itu, ditemukan jasad seorang remaja dengan kondisi mengenaskan.

Jelas saja, temuan itu langsung membuat heboh masyarakat di sekitar lokasi hingga berduyun-duyun memadati penemuan mayat tersebut.

Informasi diperoleh wartawan di lokasi kejadian menyebutkan, mayat berjenis kelamin laki-laki itu bernama Jamson Gultom (15) penduduk Jalan Perhubungan Desa Laudendang, Kecamatan Percut Seituan Deliserdang.

Pasca ditemukan dengan sejumlah luka tusukan ditubuhnya dan dalam keadaan telanjang alias bugil, hingga kini teka-teki pembunuhan Jamson Gultom (15) warga Jl Perhubungan, Desa Lau Dendang, Kec Percut Seituan, masih misterius.

Baca Juga:  Grebek di Jalan Seksama, Polisi Amankan Pemakai Sabu dan Mesin Judi Jackpot

baca : Pamit Naik Gunung, Jamson Malah Ditemukan Jadi Mayat Dengan Kondisi Mengenaskan

Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu Philip Purba saat dikonfirmasi, Kamis (11/5/2017) sore mengatakan sudah lima orang saksi yang dimintai keterangan.

Namun dari keterangan sejumlah saksi ini pihaknya belum menemukan arah siapa pelaku pembunuhan sadis terhadap mayat berjenis kelamin laki-laki itu bernama Jamson Gultom (15) penduduk Jalan Perhubungan Desa Laudendang, Kecamatan Percut Seituan Deliserdang.

“Sejauh ini kita belum menemukan petunjuk pelaku yang dicurigai. Masih dalam penyidikan kita. Dari keterangan di TKP ada informasi lain yang kita peroleh namun masih terus kita dalami,” ujar mantan Panit Ranmor Polrestabes Medan ini.

Baca Juga:  Kedua Kalinya, Jaksa Kembalikan Berkas Kasus Dugaan Penipuan ke Polda Sumut

Keluarga Duga Pembunuhan Korban Bermotifkan Dendam

Informasi yang didapat  dirumah duka, Kamis (11/5/2017) siang, jasad korban yang dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sudah dibawa pulang kerumah duka setelah usai autopsi, dan selanjutnya akan dilebumikan dikampong Pon, Kota Sergai.

Menurut ayah korban kepada wartawan saat dirumah duka menuturkan, Jamson Gultom (49), anak keduanya itu terakhir meninggalkan rumah, Minggu (7/5) sore. Saat itu korban berpamitan pada Fani, kakaknya untuk menemui seseorang.

“Korban pamitan sama mau pergi jumpai kawannya, dia pamit sama kakaknya si Fani,” kata ayah anak tiga ini.

Dengan mengendarai sepeda motor Vario Hitam BK 5363 AGV korban pergi menuju Indomaret, Laut Dendang. Diduga korban bertemu dengan pelaku di sana. Sebab sepeda motor korban ditemukan dalam kondisi tergembok.

Baca Juga:  Kodam Benarkan Anggota Denpom I/5 Medan Pelaku Penembak Mati Warga

Kemudian, Sepeda motor korban ditemukan didepan rumah warga, hal ini dituturkan oleh Adil Sembiring (52) Keluarga dari pihak ibu korban.

“Sepeda motor korban ditemukan di depan rumah warga dalam kondisi digembok. Dan warga melapor ke polisi karena sepeda motor tersebut sudah dua hari di sana tidak diambil pemiliknya,” terang Adil Sembiring.

Ditambahkan Adil Sembiring, kasus pembunuhan tersebut diduga bermotifkan dendam.

“Diduga pelaku dendam, bukan perampok yang membunuhnya, dompet sama kretanya ada,” akunya.[wiwin]

Terkait


Berita Terbaru