Home / NEWSSUMUT / Anggota Polantas di Sedempuan Ditabrak Pengendara Motor

Anggota Polantas di Sedempuan Ditabrak Pengendara Motor


POLISI DITABRAK, Brigadir Petrus Jaya Zebua, seorang personel kepolisian yang bertugas di unit Lalulintas Polres (Polantas) Padangsidempuan mengalami cidera akibat ditabrak seorang pemuda. Foto ilustrasi saat kasus Polwan ditabrak Angkot di Medan, Maret 2017 lalu.

EDISIMEDAN.com, PADANGSIDEMPUAN – Kasus polisi ditabrak pengguna jalan kembali terjadi. Kali ini menimpa Brigadir Petrus Jaya Zebua, seorang personel kepolisian yang bertugas di unit Lalulintas Polres (Polantas) Padangsidempuan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Merdeka Simpang Tugu Salak, Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, Selasa (11/7/2017) pagi. Kejadian ini sempat menghebohkan masyarakat di tengah beberapa pekan terakhir, marak peristiwa penyerangan terhadap personel kepolisian.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, pelaku penabrakan bernama Ridwan Hanafi (23), warga Jalan Zubair Ahmad 2, Kota Padangsidempuan.‎ Saat peristiwa terjadi, dia mengendarai motornya dengan kecepatan tinggi tanpa helm.

Melihat Ridwan tidak menggunakan helm, Polantas pun berniat menghentikan. Namun bukannya berhenti, pemuda lulusan Politeknik USU Tahun 2012 itu malah menabrakan sepeda motornya ke Polantas tersebut.

Baca Juga:  Pengelola Pajak Pringgan Tolak Diambil Alih Pemko Medan

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi membenarkan insiden tersebut. Saat ini pihaknya sudah mengamankan pelaku di Polres Padangsidempuan untuk kebutuhan penyelidikan.

BACA JUGA
Polwan Cantik Terpental Ditabrak Angkot di Simpang USU

“Iya benar. Akibat kejadian tersebut Brigadir Petrus Jaya Zebua mengalami luka di bagian kaki kiri. Pelaku masih kita periksa. Termasuk adakah unsur kesengajaan (penyerangan) dalam aksi tersebut,” ungkap Kombes Rina Sari Ginting kemarin.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku tidak sengaja menabrak Brigadir Petrus Jaya Zebua yang tengah bertugas.

Kejadian itu murni kecelakaan lalulintas. Hal itu disebabkan si pelaku mengaku mengantuk karena baru pulang dari warnet.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan urine untuk mengetaui pelaku mengkonsumsi narkoba atau tidak. Hasilnya negatif. Tapi kita tetap menghimbau kepada seluruh anggota utamanya personel lantas yang mengatur lalulintas untuk tetap waspada atas aksi penyerangan,” pungkas Rina. [buwas]

Terkait


Berita Terbaru