Home / MEDAN TODAY / Medan Bertekad Jadi Kota yang Ramah bagi Pedestrian

Medan Bertekad Jadi Kota yang Ramah bagi Pedestrian


JALUR PEDESTRIAN - Pemko Medan sedang membangun konstruksi untuk jalur pedestrian (pejalan kaki) di sekeliling Lapangan Merdeka, termasuk depan Medan Walk. Dengan pembangunan konstruksi tersebut, kawasan ini tidak bisa digunakan sebagai lokasi parkir lagi seperti yang selama ini dilakukan. [foto istimewa]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Saat ini Pemko Medan tengah membangun jalur pedestrian untuk pejalan kaki di sejumlah trotoar jalan di Kota Medan, seperti Jalan Imam Bonjol, Jalan Diponegoro, Jalan KH Zainul Arifin, Jalan Gatot Subroto mulai bundaran Tugu SIB sampai Jalan Raden Saleh, serta seputaran Lapangan Merdeka.

Selain itu, Walikota Medan Dzulmi Eldin juga meminta Kadis PU untuk menyiapkan jalur pedestrian di sejumlah taman di Kota Medan.

Taman Kota tersebut diantaranya Taman Gajah Mada, Taman Beringin Jalan Sudirman, Taman Ahmad Yani Jalan Imam Bonjol, Taman Teladan Jalan GM Panggabean serta Lapangan Merdeka Medan.

Baca Juga:  Kick Off Bobby Nasution, Pangdam I/BB & Kapolda Sumut Tanda Dimulainya Liga Santri

BACA JUGA
Paten, Walikota Medan Kini Lebih Rajin Blusukan

Di samping tempat berolahraga, taman-taman yang ada juga dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat bermain, berekreasi serta komunikasi sosial.

Walikota meminta PU untuk agar menutup permukaan parit yang ada di sekeliling taman untuk menjadi jalur pedestrian.

Ditegaskan Wali Kota, jalur pedestrian yang dibuat nanti diperuntukkan khusus bagi para pejalan kaki.

BERITA TERKAIT:
Jadi Jalur Pedestrian, Trotor Merdeka Walk Tak Boleh Parkir Lagi

“Saya ingin jalur pedestrian yang dibuat nanti benar-benar khusus untuk pejalan kaki. Artinya, pengendara sepeda motor tidak boleh melintasi jalur khusus pedestrian ini. Termasuk, tidak diperkenankan menjadi tempat parkir kenderaan bermotor maupun lokasi berjualan pada pedagang kaki lima!” tegas Wali Kota.

Baca Juga:  Pemko Medan Telah Lakukan Persiapan Laksanakan New Normal

Mengantisipasi hal itu tak terjadi, Walikota akan mengistruksikan kepada Organisasi pemerintah Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengawasan, terutama pihak kecamatan, kelurahan dan kepala lingkungan.

“Dengan demikian masyarakat akan merasa aman dan nyaman saat berjalan kaki melintasi jalur pedestrian nantinya,” ungkapnya. [ded]

Terkait


Berita Terbaru