Home / BISNIS / Dorong Masyarakat Melek Asuransi, Manulife Konsisten Berikan Edukasi

Dorong Masyarakat Melek Asuransi, Manulife Konsisten Berikan Edukasi


Novita Rumngangun

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Minimnya penetrasi asuransi di tanah air karena kurangnya pengetahuan masyarakat akan asuransi. Padahal, asuransi sangat penting bagi seseorang karena bisa menjadi andalan buat dirinya dan juga keluarga ke depan.

Oleh karenanya, edukasi tentang asuransi terhadap masyarakat menjadi hal penting yang perlu terus dilakukan.

Direktur & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Novita Rumngangun mengatakan, pasar asuransi di Indonesia sangat besar untuk digarap. Hal ini mengingat jumlah penduduk di Indonesia sangatlah besar. Namun, penetrasinya masih minim dikarenakan kurangnya edukasi tentang asuransi itu sendiri.

“Sekarang ini edukasi belum sejalan dengan peluang yang ada. Makanya, kita merasa punya tanggung jawab untuk memberikan edukasi dan terus konsisten. Tujuannya untuk menggugah kesadaran masyarakat terutama yang produktif, agar tahu betapa pentingnya asuransi bagi diri mereka dan juga keluarganya,” ungkapn Novita saat ditemui di Medan akhir pekan lalu.

Baca Juga:  Maknai Hari Pelanggan Nasional 2021, Indosat Ooredoo Hadirkan GERAI ONLINE dengan Berbagai Promo Spesial

Diutarakannya, setiap orang tidak pernah tahu kapan akan jatuh sakit atau bahkan meninggal dunia. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan sedini mungkin untuk memproteksi dirinya.

BACA JUGA

Novita Rumngangun Sabet Gelar Asia’s 50 Women Leaders Award 2016

“Asuransi ini merupakan dana darurat yang bisa diandalkan. Dengan asuransi, kita sudah memiliki persiapan terhadap diri kita dan juga orang-orang yang kita cintai atau keluarga,” terangnya.

Menurut dia, kalau edukasi tentang asuransi sudah merata, maka tidak akan ada keributan terhadap klaim. Sebab, selama ini permasalahan tentang klaim sering terjadi karena nasabahnya belum benar-benar mengerti tentang asuransi itu sendiri atau terjadi kesalahpahaman.

Baca Juga:  Optimalisasi Peran BUMD dan Kolaborasi untuk Pengendalian Inflasi

BACA JUGA

“Kita sangat optimis pertumbuhan asuransi ini akan terus tumbuh positif, meskipun grafiknya tidak terlalu menonjol. Sebab, tingkat pendapatan masyarakat setiap tahunnya semakin meningkat dan ini merupakan peluang yang harus ditangkap. Untuk itu, kita terus melakukan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat,” sebut Novita.

Lebih lanjut ia mengatakan, melalui edukasi yang dilakukan menjadi kesempatan bagi Manulife untuk lebih memperluas pasarnya secara tidak langsung. Karena, ketika seseorang mulai sadar, maka di situlah peluangnya.

“Dengan masyarakat teredukasi, membuka peluang bagi kami untuk ambil bagian. Apalagi dengan program pemerintah mengharuskan BPJS, menjadi sebagai sebuah kesempatan yang terbuka lebar,” paparnya.

Baca Juga:  Pertamina Salurkan Premium Sesuai Penugasan

Berdasarkan data yang dihimpun, sepanjang 2016 Manulife telah membayar klaim asuransi, nilai tunai penyerahan polis, anuitas dan manfaat lain senilai Rp6,8 triliun. Angka itu naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp5,6 triliun.

Sejak berdiri pada 1985, Manulife Indonesia kini memiliki 2,3 juta nasabah dan mengelola dana lebih dari Rp55,8 triliun. [red]

Terkait


Berita Terbaru