Home / NEWSPOLITIK / Panglima TNI Menolak Pengunduran Diri Edy Rahmayadi

Panglima TNI Menolak Pengunduran Diri Edy Rahmayadi


SK Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menganulir keputusan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang mutasi perwira tinggi TNI. [edisimedan.com]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Beredar Surat Keputusan (SK) Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menganulir keputusan Panglima TNI sebelumnya, Jenderal Gatot Nurmantyo tentang mutasi perwira tinggi TNI.

Surat Keputusan Nomor Kep/982.1/XII/2017 tanggal 19 Desember 2017 diterima kalangan wartawan Selasa (19/12/2017) malam.

Dalam salinan SK yang diterima edisimedan.com, Marsekal Hadi mengubah keputusan Panglima TNI sebelumnya bernomor Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan Lingkungan TNI.

Melalui keputusan itu, Panglima TNI menyatakan mutasi terhadap 32 Pati TNI tidak ada.
Dari 32 Pati tersebut, nama Pangkostrad Edy Rahmayadi termasuk di dalamnya.

Baca Juga:  Dadang Darmawan Kritik Peringatan Hari Buruh Zaman Now

Dalam halaman pertama salinan SK tersebut disebutkan:

Memutuskan

Perubahan Keputusan Panglima TNI No Kep/982/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia atas nama Letjen TNI Edy Rahmayadi NRP 30442 Pangkostrad dkk 84 orang, pada lampiran nomor urut 1 s.d 7 nomor urut 13 s.d 17, dan nomor urut 29 s.d 32 sebagai berikut:

Semula Tertulis:

1. Letjen TNI Edy Rahmayadi NRP 30442, Pangkostrad jabatan baru sebagai Pati Mabes TNI AD (Dlm. Rangka pensiun dini):

Namun pada halaman 3 salinan SK tersebut tertulis:

Diubah menjadi tidak ada. (lihat gambar)

Baca Juga:  Mantan Napi KPK Angkat Bicara Soal Kisruh Internal KPK

Keputusan Panglima TNI ditembuskan kepada Menko Polhukam, Menhan, Kepala BIN, Ketua MA, para kepala staf angkatan, Kasum TNI, Irjen TNI.

BACA JUGA

Berita ini juga sudah diterbitkan di SINDOnews pada pukul 21.45 WIB, Selasa (19/12/2017) malam dengan judul Panglima TNI Batalkan Keputusan Jenderal Gatot Terkait Mutasi 32 Pati.”

Sindonews yang mencoba mengkonfirmasi surat keputusan tersebut kepada Kepala Pusat Penerangan TNI, Mayjen TNI MS Fadhilah belum memberikan respons.

Diketahui, Letnan Jenderal Edy Rahmayadi secara resmi sudah mengajukan surat pengunduran diri dari jabatan Pangkostrad sekaligus pensiun dini dari TNI di penghujung November 2017 lalu.

Baca Juga:  Kodam I/BB Tertibkan Rumdis dan Robohkan Bangunan Liar di Komplek Pamen Jalan Jamin Ginting

Pengunduran diri Edy Rahmayadi tersebut untuk memuluskan langkahnya menjadi calon Gubernur Sumatera Utara di Pilkada Serentak 2018.

Apalagi tiga partai besar secara resmi sudah memberikan dukungan. Ketiga partai itu adalah Gerindra, PKS dan PAN.

Dengan surat keputusan tersebut, belum diketahui langkah Edy Rahmayadi selanjutnya. [ded]

BACA JUGA

Terkait


Berita Terbaru