Home / / Inilah Pemicu Kaburnya Puluhan Pasien Rehabilitasi Narkoba di Medan

Inilah Pemicu Kaburnya Puluhan Pasien Rehabilitasi Narkoba di Medan


Pengurus Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Bhayangkara Indonesia (BI) angkat bicara perihal kaburnya 34 orang resident (pasien) mereka dari panti rehabilitasi pecandu narkoba itu pada Selasa (16/1/2018) kemarin. Mereka membantah jika kaburnya puluhan pasien itu karena makanan.
Pengurus Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Bhayangkara Indonesia (BI) angkat bicara perihal kaburnya 34 orang resident (pasien) mereka dari panti rehabilitasi pecandu narkoba itu pada Selasa (16/1/2018) kemarin. Mereka membantah jika kaburnya puluhan pasien itu karena makanan.

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Pengurus Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Bhayangkara Indonesia (BI) angkat bicara perihal kaburnya 34 orang resident (pasien) mereka dari panti rehabilitasi pecandu narkoba itu pada Selasa (16/1/2018) kemarin.

Mereka membantah jika kaburnya puluhan pasien itu karena makanan. “Bukan karena masalah makanan. Makanan kita tiga kali sehari dan itu juga yang dimakan oleh karyawan kita disini,” ujar Suwito, Pimpinan LRPPN BI, Rabu (17/1/2018).

Suwito mengatakan makanan salah satu hal yang paling penting diperhatikan di panti itu. Sampai-sampai kata Suwito untuk menentukan menu makanan, pihak panti selalu menyediakan seusai permintaan para pasien.

Baca Juga:  Ya Ampun Nek, Sudah Tua Kok Jadi Bandar Narkoba

“Jadi untuk menunya kita buat seusai permintaan residen kita,” terang Suwito.

Menurut Suwito, kaburnya para pasien karena tidak betah mengikuti program rehabilitasi. Para pasien itu masih berkeinginan berbuat bebas seperti merokok.

“Sebagian yang kemarin terutama yang masih baru, itu masih berontak mau bebas. Padahal kita kan ada peraturan. Mereka masih mau minta rokok. Kan tidak boleh,” sebut Suwito.

Bahkan Suwito mengatakan aksi kaburnya para pasien ini sudah direncanakan. Ini katanya seperti pengakuan pasien yang tidak melarikan diri.

BERITA TERKAIT

Baca Juga:  Kantor Dispenda Sumut Terbakar Disertai Suara Ledakan Keras

“Perencanannya itu baru sebulan dua bulan disini. Yah untuk yang merencanakan pelarian itu tetap kita bina. Kita kan lembaga pembinaan,” ungkap Suwito.

Suwito juga menambahkan hingga Rabu siang, sudah separuh dari yang kabur kembali ke panti rehabilitasi yang berada di Gg PTP Jalan Budiluhur, Sei Sikambing itu.

Pihak panti juga telah berkordinasi dengan orangtua para pasien untuk menyerahkannya ke panti. “Kerusakan yang kita alami kecil koq. Kita tidak buat laporan polisi,” pungkas Suwito. [ska]

Terkait


Berita Terbaru