Home / POLITIK / Budaya Menyapa ‘Anak Jaman Now’ ala Sihar Sitorus

Budaya Menyapa ‘Anak Jaman Now’ ala Sihar Sitorus


Kebiasaan menyapa seseorang adalah hal sepele yang penting. Tetapi, hal itu sering kali dilupakan oleh banyak orang. Namun, bagi Sihar Sitorus, menyapa seseorang adalah budaya dalam kesehariannya. Hal itu pun ditunjukkannya ketika menyapa 'anak jaman now' di kegiatan Dies Natalis GMKI ke 68 di Gedung Catholic Center Medan, Jalan Mataram, Medan, Selasa (6/2/2018).

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Menjadi bakal calon pemimpin Sumatera Utara tak membuat Sihar Sitorus besar kepala. Justru sebaliknya. Sihar tetap menjadi pribadi ramah dan pada siapa saja, termasuk kepada generasi ‘anak jaman now’.

Hal itu ditunjukkannya ketika menghadiri kegiatan Dies Natalis GMKI ke 68 di Gedung Catholic Center Keuskupan Agung Medan beralamat di Jalan Mataram, Medan, Selasa (6/2/2018).

Sihar yang baru tiba, tidak canggung untuk langsung mendatangi sejumlah siswa-siswi SMA St Thomas II Medan dengan senyum, salam dan sapaan sopan. Sapaan akrab Sihar pun berbalas senyuman dan antusias dari ‘kids jaman now’ yang berada di lobby Catholic Center Keuskupan Agung Medan.

Baca Juga:  Ke Tapteng, Sihar Wisata Religi ke Titik Nol dan Makam Mahligai

Ternyata, kebiasaan menyapa orang yang baru dikenal itu, bagian dari budaya keseharian Sihar Sitorus. Menurutnya, setiap generasi harus disapa dengan kasih. Sebab, sapaan pada setiap generasi akan menjadi semangat yang membuat para pelajar termotivasi.

“Setiap sapaan kan bisa jadi inspirasi, yang pada akhirnya akan memotivasi mereka untuk lebih maju lagi,” terang Sihar yang menjadi pendamping Djarot Saiful Hidayat di Pilgub Sumut itu.

Sihar bilang, kemana pun dia pergi, dia selalu menyapa setiap insan yang ditemuinya. “Dengan menyapa bisa saling mengenal, bisa saling mendukung dan bisa saling berbagi,” ujar putra Alm DL Sitorus.

Baca Juga:  Ini Faktor Keunggulan Eramas dalam Survei  LSI
Ance Selian (kiri) dan Sihar Sitorus

Sapaan tersebut tak hanya dilakukannya kepada pelajar yang berada di lobby gedung tersebut. Tetapi juga sejumlah mahasiswa yang telah menunggu kehadirannya. Termasuk kepada Ance Selian, bakal calon wakil gubernur lainnya yang ikut hadir di acara GMKI tersebut.

Sapaan itupun dibalas dengan sorak sorai dan lambaian tangan dari ratusan mahasiswa yang ada di Hall B Gedung Catholic Center Medan.

Sihar mengatakan bahwa, setiap generasi merupakan kelanjutan dari pembangunan. Karena itu, pemimpin juga harus memiliki sejumlah program untuk masing-masing generasi sesuai dengan zamannya.

“Inikan zaman now, jadi setiap generasi harus digiring dengan sapaan yang mengajak ke arah yang lebih baik,” katanya. [djs]

Terkait


Berita Terbaru