Home / LANGKATNEWS / Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Pria Bertato di Parit Gegerkan Warga Binjai

Diduga Korban Pembunuhan, Mayat Pria Bertato di Parit Gegerkan Warga Binjai


Jasiaman Purba, (55) warga Jalan Teratai , Kelurahan Pahlawan, kecamatan Binjai Utara di temukan tewas di dalam paret depan rumahnya. ( op)

EDISIMEDAN.com, BINJAI- Tubuh Jasiaman Purba, (55) warga jalan Teratai, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara ditemukan warga terbujur kaku di dalam paret depan rumahnya, Sabtu (24/3/2018).

Diduga pria paruh baya itu tewas akibat dianiaya karena di sekujur tubuhnya di temukan bekas luka benda tajam dan benda tumpul.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat Jasiaman Purba pertama kali di temukan oleh warga bernama Opung. Awalnya Opung mendapat info ada bau menyengat hidung dari menantu korban Bilmar Saragih warga Medan.

Mendapat info dari Bilmar, Opung lalu memeriksa paret depan rumah korban dengan menggunakan senter. Dan saat disenter ke paret ditemukan sesosok mayat mengambang.

Baca Juga:  Reses Anggota DPRD Binjai Fraksi Gerindra Iskandar

Sontak sekita warga sekitar berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat penemuan mayat tersebut. Kemudian polisi Polsek Binjai Utara datang ke lokasi untuk mengamankan lokasi penemuan mayat tersebut.

Kapolsek Binjai Utara Saiful Bahri bersama Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro Starno bersama anggota langsung mekakukan olah tempat kejadian perkara

Polisi pun memastikan bahwa mayat tersebut adalah Jasiaman Purba yang di pastikan dengan adanya tato gambar buaya di lengan kirinya.

Terkait penemuan mayat tersebut, Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Hendro Sutarno mengatakan polisi masih menunggu hasil visum dari rumah sakit.

Baca Juga:  Pelaku Sudah Aniaya Bayi Kembarnya Sejak Berusia 5 Bulan

Namun walau belum bisa memastikan penyeab kematian Jasiaman Purba, AKP Hendro Sutarno menyebutkan bahwa hasil pemeriksaan awal pihaknya menemukan adanya luka ada tubuh korban yaitu luka pada dada sebelah kiri , perut sebelah kanan dan juga luka menganga pada bagian leher korban. [op]

Terkait


Berita Terbaru