Home / NEWS / PT KAI Tutup 33 Perlintasan Liar di Sumut

PT KAI Tutup 33 Perlintasan Liar di Sumut


JALUR BARU. Jalur baru Kereta Api yang difungsikan untuk pengangkutan CPO (Crude Palm Oil ) di areal bongkar tangki timbun PT.Musim Mas Belawan Medan siap dioperasikan dan sudah di uji coba.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Sebanyak 33 perlintasan sebidang tanpa izin di jalur kereta api di Sumut ditutup PT KAI Divre I Sumut bersama Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagut.

“Penutupan ini untuk kepentingan masyarakat dan perjalanan kereta api, karena perlintasan ini sifatnya tidak resmi, tidak dijaga, sehingga sangat berbahaya sekali bagi masyarakat yang melintas,” jelas Edwin Permana, Deputi Vice President PT KAI Divre I Sumut, saat penutupan perlintasan liar pada jalur kereta api antara Lubuk Pakam-Perbaungan, Jumat (23/3) kemarin.

Selain lintasan itu, PT KAI Divre I Sumut juga menutup perlintasan liar di Km 8 antara Medan-Bandar Khalipah pada lintas Medan-Tebing Tinggi, Km 19 antara Medan-Binjai pada lintas Medan-Binjai, Km 103 antara BandaraTinggi-Bahlias pada lintas Tebing Tinggi-Kisaran, dan Km 80 antara Pamingke-Padang Halaban pada lintas Kisaran-Rantau Prapat.

Baca Juga:  KAI Sumut Beri Diskon Khusus Lebaran 2015

Sebelumnya masih pada tahun ini, PT KAI sudah menutup 28 perlintasan lain di Sumut. Dengan tambahan 5 perlintasan yang ditutup, jumlahnya menjadi 33 perlintasan liat di Divre Sumut yang ditutup selama 2018.

“Hari ini dilaksanakan penutupan serentak di Daop di Jawa dan Sumatera,” jelasnya.

Dia menambahkan, program penutupan perlintasan liar ini akan terus berjalan. “Ini juga program kami untuk peningkatan kecepatan kereta api, sehingga otomatis perlintasan-perlintasan liar harus kami tutup,” jelasnya.

Pada Oktober 2017, PT KAI juga menutup 12 perlintasan liar lainnya. Saat itu disebutkan total terdapat 227 perlintasan liar di Sumut. Seluruhnya dinyatakan akan ditutup bertahap.

Baca Juga:  Kuis Dadakan Tengku Erry Hebohkan Warga Jalan Bajak

Langkah PT KAI ini didasarkan pada Pasal 94 UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Perlintasan sebidang yang tidak memiliki izin harus ditutup demi keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. [ska]

Terkait


Berita Terbaru