Home / MEDAN TODAYNEWS / Soal Pembayaran Insentif Driver Ojek Online, Grab Akan Jalankan Hasil Mediasi 21 Maret

Soal Pembayaran Insentif Driver Ojek Online, Grab Akan Jalankan Hasil Mediasi 21 Maret


Seribuan driver ojek online menyerbu kantor manajemen Grab di Komplek CBD Polonia Kota Medan, Rabu (21/3/2018). Mereka protes dan menuding manajemen Grab telah melakukan penipuan karena tidak membayarkan insentif dan promo para driver.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Grab Indonesia telah mengundang kelompok mitra pengemudi Grab Bike di Medan yang terkena dampak dari pemberhentian sementara pembayaran insentif untuk menghadiri sesi penyelesaian masalah.

Sesi penyelesaian masalah akan dilaksanakan selama empat hari paa 26-29 Maret 2018 bertempat di Deninteldam I/BB Jl. Beringin Raya, Medan.

Ini disampaikan Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata dalam siaran persnya yang disampaikan ke redaksi edisimedan.com, Senin (26/3/2018).

“Kesepakatan ini merupakan bagian dari hasil mediasi yang berlangsung pada 21 Maret 2018 dan dihadiri oleh perwakilan manajemen Grab, mitra pengemudi dan Polrestabes Medan,” ucap Ridzki.

Ridzki mengatakan melalui sesi penyelesaian masalah ini, Grab Indonesia berharap mitra pengemudi dapat mengikuti semua proses secara damai sehingga para mitra pengemudi bisa mendapatkan penjelasan dan penyelesaian dari pihak Grab.

Baca Juga:  Hilang Semalaman, Korban Hanyut di Sungai Babura Belum Ditemukan

“Kami yakin dengan dukungan mitra pengemudi, kita dapat bersama-sama menyelesaikan semua masalah dan perbedaan pendapat yang ada. Kami akan menghormati hak-hak mitra pengemudi termasuk pembayaran insentif yang masih tertahan sesuai dengan syarat dan ketentuan serta kode etik Grab yang berlaku sebagai bagian dari proses ketat penggunaan aplikasi Grab,” urai Ridzki.

Grab Indonesia kata Ridzki, selalu memprioritaskan kesejahteraan pengemudi. Grab katanya selalu berkomitmen dalam membantu mitra pengemudinya untuk memperoleh pendapatan yang berkesinambungan melalui kemitraan, subsidi, dan investasi dalam bidang teknologi untuk meningkatkan kualitas pencocokan permintaan dan suplai layanan.

BERITA TERKAIT

Kantor Grab Medan Diserbu Ribuan Driver, Ini Sebabnya

Baca Juga:  IMABSII Sumatera Bantu Pengungsi Sinabung

Aksi Driver Ojek Online Memanas, Kapolrestabes Medan Turun Tangan

“Kami juga telah kembali membuka kantor Grab di Medan bagi para mitra pengemudi lainnya yang memerlukan bantuan atau penjelasan dari perwakilan Grab. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna maupun mitra pengemudi dengan cara merespon segala masukan maupun keluhan yang mungkin terjadi dalam penggunaan layanan kami,” sebutnya.

“Kami selalu terbuka untuk menerima segala masukan dari mitra pengemudi kami dan secara teratur melakukan dialog dengan mereka melalui berbagai sesi temu langsung dengan komunitas mitra,”tambahnya lagi.

Sebelumnya diberitakan, Seribuan driver ojek online menyerbu kantor manajemen Grab di Komplek CBD Polonia Kota Medan, Rabu (21/3/2018). Mereka protes dan menuding manajemen Grab telah melakukan penipuan karena tidak membayarkan insentif dan promo para driver.

Baca Juga:  Bobby Nasution Berharap Tokoh Pemuda Tidak Terlibat Retorika Agungkan Politik Identitas

“Kami merasa di tipu, sudah seminggu insentif dan bonus kami tidak dibayarkan,” kata Syamsul, salah satu driver yang sudah menarik ojek online selama setahun.

Para driver mengaku tidak tahu alasan kenapa insentif dan bonus promo mereka tidak dibayarkan. Karena pihak manajemen di Medan juga terkesan buang badan saat para driver menanyakan hal tersebut.

“Kalau ditanya pasti mereka cuma bilang ada kesalahan sistem dan menyerahkan ke pusat,” kata Syamsul.[ska/rel]

Terkait


Berita Terbaru