Home / NEWS / Soal Perampokan Indomaret di Simpang Kantor, Ini Tanggapan Kodam I/BB

Soal Perampokan Indomaret di Simpang Kantor, Ini Tanggapan Kodam I/BB


Danpomdam I Bukit Barisan, Kolonel Cpm Sudarma S mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus perampokan Indomaret yang terjadi Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, pada Sabtu (07/04), sekitar pukul 23.45 Wib kemarin. Dia juga belum dapat menyimpulkan pelaku yang memakai celana loreng dan menggunakan senjata laras panjang.

EDISIMEDAN.com, MEDAN- Danpomdam I Bukit Barisan, Kolonel Cpm Sudarma S mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus perampokan Indomaret yang terjadi Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, pada Sabtu (07/04), sekitar pukul 23.45 Wib kemarin. Dia juga belum dapat menyimpulkan pelaku yang memakai celana loreng dan menggunakan senjata laras panjang.

“Berdasarkan fakta dan langkah-langkah yang sudah dilakukan belum ada bukti pelaku adalah oknum prajurit . Kita Tunggu saja hasil penydikan yang dilakukan baik oleh Pomdam, Polda dan Polres, Hasilnya seperti apa. Kami mohon doanya agar secepatnya terungkap,” ucapnya didampingi Kapendam I/BB Kolonel Edy Hartono, Senin (9/4/2018)

Baca Juga:  Disdik Karo Edukasi Siswa SD Soal Tata Cara Hadapi Gempa

Sudarma mengatakan menyikapi perkembangan kejadian perampokan yang menggunakan sejumlah uniform militer, helm serta diduga senpi laras panjang, Pangdam I/BB katanya telah memerintahkan dirinya untuk melakukan langkah-langkah internal ke dalam yaitu berupa melaksanakan pemeriksaan senjata dan seluruh personil.

BERITA TERKAIT

Indomaret di Simpang Kantor Dirampok Pria Bersenjata Laras Panjang

Kemudian berikutnya pada malam itu juga, pejabat Kodam dipimpin Pangdam I/BB melakukan pendadakan di satuan-satuan yang menggunakan senjata laras panjang. “Dan Sampai saat ini hasil pendadakan tersebut seluruh personil dan kemudian senjata dalam kondisi lengkap,”sebutnya.

Perampokan terjadi di salah satu toko Indomaret, Jalan KL Yos Sudarso, Simpang Kantor, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (8/4) pukul 23.45 WIB. Pelaku terekam cctv menggunakan senjata api laras panjang.

Kemudian, Pomdam juga sudah menyebarkan sketsa kesatuan-satuan untuk mencocokan kemungkinan atau dugaan adanya kecocokan antara sketsa tersebut dengan prajurit berada di Kodam, khususnya yang ada di Medan. “Sampai saat ini hasilnya masih nihil,”

Baca Juga:  Sandiaga Uno Masuk Bursa Ketua Umum APPSI

Sedangkan langkah keluar yang sudah dilaksanakan yaitu melakukan pendalaman dan penyelidikan bekerjasama dengan Polda Sumut, Deninteldam, serta Lantamal I Belawan.

“Kami sudah berkordinasi dan mereka juga sudah melakukan pengecekan ke dalam hasil kordinasi saya dengan denintel Lantamal kemarin bahwa sampai saat ini hasilnya nihil,”

Sedangkan soal senjata yang digunakan, Sudarma mengaku itu diduga jenis SS1. Itu katanya tidak hanya dipegang oleh satuan TNI saja. Bahkan saat ini kata Sudarma, senjata sejenis itu sudah banyak yang purwa rupa seperti senjata soft gun.

“Terakhir kata Sugarma, pihaknya menghimbau kepada masyarakat kemungkinan yang mengetahui ciri-ciri pelaku untuk memberikan informasi,” tandasnya. [ska]

Terkait


Berita Terbaru