Home / NEWSSUMUT / Kapolres Karo Gerebek ‘Sarang’ Judi Dadu Putar di Desa Raya

Kapolres Karo Gerebek ‘Sarang’ Judi Dadu Putar di Desa Raya


Realita itu dibuktikan dengan keberhasilan jajaran Polres Tanah Karo yang dipimpin Kapolres AKBP Benny Remus Hutajulu, Sik membongkar "sarang" judi dadu putar di perladangan Juma Uruk (Juma Tower) Dusun V Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (26/5/2018) sore sekira pukul 18:30 Wib.

EDISIMEDAN.com, KARO- Perjudian dadu putar seakan tidak pernah mati di bumi turang Tanah Karo. Meskipun sempitnya ruang gerak lantaran sering dikejar-kejar polisi. Namun praktek haram itu tetap tumbuh subur hingga ke pelosok Kabupaten Karo. Buktinya lokasi yang dipilih cukup sulit dijangkau, yakni ditengah perladangan jauh dari jalan yang dianggap aman dari endusan petugas

Namun serapat apapun para bandar dan pemain judi dadu putar menyimpan rahasia, toch akhirnya tercium juga. Realita itu dibuktikan dengan keberhasilan jajaran Polres Tanah Karo yang dipimpin Kapolres AKBP Benny Remus Hutajulu, Sik membongkar “sarang” judi dadu putar di perladangan Juma Uruk (Juma Tower) Dusun V Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sabtu (26/5/2018) sore sekira pukul 18:30 Wib.

Baca Juga:  "Pucuk Dicinta, Penjara pun Tiba"

Dari lokasi itu, polisi berhasil mengamankan 3 orang pemain, sedangkan bandar dan puluhan penjudi lainnya kocar-kacir lari menyelamatkan diri dari kejaran personil Polres Karo. Selain itu barang bukti yang disita yakni 1 tutup dadu putar terbuat dari tempurung kelapa, 1 mata dadu putar, 1 piring kaca warna Putih, 1 helai lapak dadu putar, uang tunai Rp1.2 juta dan 3 unit mesin Jekpot.

“Tampaknya tempat tersebut memang telah dipersiapkan sebelumnya. Karena didalamnya terdapat semua peralatan dadu lengkap dengan tenda yang ditopang dengan bambu. Balai-balai yang terbuat dari bambu untuk tempat duduk ada beberapa disana. Lokasinya begitu bagus agak rapi dibuat,”ujar Kapolres didampingi Kasat Reskrim AKP Ras Maju Tarigan melalui telepon seluler, Minggu (27/5/2018).

Baca Juga:  Wah, Tujuh Nama Calon Anggota KPID Sumut Beredar dalam Dua Versi

Kapolres menerangkan telah mengamankan 3 orang pemain bernama Kartu Peranginangin (61) warga Jalan Budi Luhur Lingkungan I No.58 Kelurahan Dwikora, Kecamatan Helvetia, Medan, Sersan Ginting (58) warga Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi dan Mulia Kaban (58) warga Desa Lau Lingga, Kecamatan Juhar, Kabupaten Karo.

Dikatakannya, sudah berkali-kali melakukan penggerebekan di setiap lokasi judi dadu putar, tapi upaya selalu gagal karena mungkin bocor. Menurutnya, penggerebekan ini berkat adanya informasi dari warga masyarakat. Setelah dilakukan pendalaman, akhirnya berhasil melakukan penggerebekan.

“Lokasinya sering berpindah-pindah. Kini para tersangka dihadapkan pasal 303 KUHP tentang perjudian. Jika terbutkti bersalah mereka dapat diganjar hukuman 2 tahun 8 bulan penjara. Sesuai komitmen, kami akan terus memberangua segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Karo tak memandang bulu. Karena memang melawan hukum,”kata Hutajulu.

Baca Juga:  PT Pos Rantauprapat Fungsikan Loket Pembayaran Paspor

Ia menambahkan, penggerebekan ini dibawah pimpinannya didampingi Kasat Reskrim, Kapolsekta Berastagi Kompol Aron Siahahn dan 25 orang personil dari Polsekta Berastagi. [Anita]

Terkait


Berita Terbaru