Home / / Sidak,Dirut RSUD Dr Pirngadi Temui Pelayanan Tidak Maksimal

Sidak,Dirut RSUD Dr Pirngadi Temui Pelayanan Tidak Maksimal


EDISIMEDAN.com, MEDAN: Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan, Sp.PD bersama Direksi melakukan Inspeksi mendadak kesejumlah ruangan terkait pelayanan, baru baru ini.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Dirut bersama direksi memeriksa sejumlah ruangan, mulai ruangan Instalasi Gawat Darurat ( IGD), ruangan Intensive Cardiologi Care Unit (ICCU), intensive care unit (ICU), High Dependency Unit (HDU) dan juga melihat Kebersihan ruangan,peralatan medis, dan sejumlah kerusakan infrastruktur rumah sakit.

“Kita keliling melihat pelayanan rumah sakit, pelayanan kan bukan hanya untuk pasien namun juga merangkap kesiapan pegawai, peralatan, dan kebersihan , kita melihat sudah tepat gak pembuangan sampah noninfeksius dan infeksius. Karena kedua sampah itu tidak boleh dicampur, kita melihat dilapangan tidak berjalan dengan baik. Masih banyak yang tercampur sampah infeksius dan non infeksisus.itukan gak boleh Karena nantinya kan sampah infeksius dibuang ke IPAL, sedangkan non infeksius itu akan dibuang ke TPA”papar Suryadi.

Baca Juga:  Hindari MR, Calon Pengantin Sebaiknya Lakukan Vaksinasi MR

Selain menemui pembuangan sampah medis yang tidak pada tempatnya, ditemui juga sejumlah permasalahan lain, diataranya kerusakan peralatan medis disejumlah ruangan, kamar mandi yang kurang bersih dan eskalator rusak dan juga penataan ruangan yang tidak tepat.

“Kita memang harus rajin kontrol keruangan. Kita tidak mau menerima laporan saja namun harus melihat langsung ke lapangan karena laporan terkadang berbeda,” ungkapnya kepada edisimedan.com

Dikatakannya, sejauh ini ia kerap menerima laporan yang bagus ternyata setelah turun kelapangan banyak ditemui yang tidak sesuai laporan. Dikesempatan sidak itulah, pihaknya langsung menegur para petugas terkait agar segera melakukan perbaikan.

Baca Juga:  Kunjungi Bayi Iftiyah, Evi Diana: Cepat Sembuh Ya Nak

Turun langsung bersama direksi rumah sakit melihat kondisi pelayanan rumah sakit direncanakan akan dilakukan 1 kali dalam 2 Minggu. Tujuannya agar pelayanan maksimal dapat tercapai dan nama baik rumah sakit Pirngadi akan kembali baik sehingga rumah sakit Pirngadi kembali menjadi rumah sakit pilihan ditengah pertumbuhan rumah sakit swasta yang tinggi.

“Rencananya selambat- lambatnya sekali dua minggu kita akan turun melihat langsung kondisi RS dengan direksi. Karena kedepannya kita akan pulihkan kembali nama baik Pirngadi,”tegas Suryadi.

Sementara itu, dipenghujung ia menegaskan untuk membenahi rumah sakit ini akan membutuhkan dana yang tidak sedikit, diperkirakan dengan banyaknya peralatan rusak, kekurangan peralatan, fasilitas infrastruktur yang juga kondisinya harus dilakukan perbaikan, kurang lebih akan membutuhkan Rp 200 Milyar. (mahbubah Lubis).

Baca Juga:  Antisipasi Bahaya Gadget, Orang Tua Harus Pahami Pola Asuh

 

Terkait


Berita Terbaru