Home / BINJAI / SUMUT / SK Gubsu Penertiban THM Di Soal LSM

SK Gubsu Penertiban THM Di Soal LSM


EDISIMEDAN.COM, Binjai – LSM mengkritisi edaran Surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 005/028/2022 tentang penertiban Tempat Hiburan Malam (THM) di tiga daerah seperti wilayah Kabupaten Deliserdang,Kabupaten Langkat dan Kota Binjai.

Menurut seorang warga Deli Serdang yang namanya tidak mau di tulis kepada EDISIMEDAN.COM, Jum’at,(7/1)  dasar penerbitan surat ini apa , kalo kita baca ini dengan baik prihal SK tersebut tertulis penertiban bukan penutupan jadi seharusnya penertiban .

” Penertiban itu apa, berarti ada adminstrasi yang belum di penuhi atau ada hal yang di langgar bukan di cabut ijinnya ,”erangnya

” Misalnya langgar prokes harus pakek masker , jumlah pengunjung di batasi, jam operasi yang di langgar. Maka pihak pengelola berhak untuk memenuhi kekurangan administrasi yang di langgar tersebut, bukan penutupan tempat THM ,”tegasnya.

Baca Juga:  Alat Kelengkapan DPRD belum Terbentuk, Labuhanbatu Terancam tak Miliki PAPBD 2014

” Atau jika mau di tertibkan , tertibkan semua termasuk di Medan, Siantar dan Tanjung Balai disana juga ramai THMnya ,”pungkasnya.

Para LSM menduga  surat undangan dari Gubsu tersebut bersifat sepihak dan tidak objektif diduga terkesan pesanan kelompok tertentu.

Surat edaran undangan yang  dikeluarkan Gubsu dengan nomor 005/028/2022 tentang penertiban Tempat Hiburan Malam di tiga wilayah tersebut di protes beberapa LSM dan Tokoh Agama seperti DPD LWI Sumut Sidarta Surbakti,LSM BCW (Binjai Coruption Watch) Gito, LSM GEMBIRA Yudhi Pranata.

Sidarta Surbakti selaku ketua DPD LWI (Lembaga Wartawan Indonesia) Sumut menyayangkan hal tersebut.

“Seharusnya penertiban yang dilakukan pihak Gubsu tidak hanya di tiga wilayah seperti Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Langkat dan Kota Binjai,tetapi harus merata THM ditutup yang berada di wilayah Provinsi Sumatera Utara.”terang Sidarta

Baca Juga:  Ajie Karim Gelar Reses III Sidang I Tahun 2019-2020, Di Mencirim Binjai Timur

Masih kata Sidarta Surbakti,apakah di Provinsi Sumut ini hanya ada 4 Tempat Hiburan Malam yang katanya meresahkan masyarakat, selanjutnya apakah pihak Pemprovsu tidak melakukan crosh check terlebih dahulu,sehingga tempat yang sudah ditutup juga disebutkan,dan lanjutnya apakah tempat peredaran narkoba hanya di 3 wilayah tersebut tempat hiburan malam,”pungkasnya.

Sidarta Surbakti juga berharap untuk sepakat bahwa pemerintah melalui aparat penegak hukum untuk bisa bekerja maksimal dalam pemberantasan peredaran narkoba tanpa ada tebang pilih,”Tapi jangan dikambing hitamkan tempat tempat tertentu saja,itu namanya trik kotor.”tandasnya

Jadi, lanjutnya intinya pak Gubernur atau Sekda Provinsi Sumut kalau mau di tertibkan harus semualah ditertibkan,jangan hanya di tiga wilayah tersebut dan kita dari DPD LWI Sumut akan menyurati ke Kantor Gubernur Provinsi Sumut dengan nomor 03/DPD-LWI/I/2022.

Baca Juga:  Nasi Kotak Terlambat , Warga Binjai Kecewa Nunggu Acara Reses Sampai Kelaparan

Ditempat terpisah,Yudhi Pranata Ketua DPP LSM Gerakan Masyarakat Bersatu Indonesia Raya (GEMBIRA) Sumut sangat memprotes surat edaran yang dikeluarkan Gubsu.

Menurutnya,penertiban Tempat Hiburan Malam di tiga wilayah tersebut tidak adil,sebab di wilayah provinsi Sumut masih banyak Tempat Hiburan Malam yang konon katanya tempat maksiat.

“Kalau memang Tempat Hiburan Malam mau di tertibkan harus merata,tidak hanya di tiga wilayah tersebut seperti Cafe Duku,Sky Garden,Champion dan Star Flay,masih banyak THM yang lain di Sumut ini,”tegasnya. (Tim)

 

Terkait


Berita Terbaru