Home / BINJAI / SUMUT / Jamwas Kejaksaan RI Di Minta Usut Dugaan Mark Up Sewa Gedung DPRD Binjai

Jamwas Kejaksaan RI Di Minta Usut Dugaan Mark Up Sewa Gedung DPRD Binjai


EDISIMEDAN.COM, Binjai – Jaksa Agung Muda Kejaksaan Negeri Republik Indonesia diminta untuk usut kasus dugaan mark up sewa gedung sementara DPRD Binjai Ovany di Jalan T.Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara.

” Sudah selesaikan semua, sudah ada yang di periksa ,”kata seorang mantan anggota DPRD Binjai kepada EDISIMEDAN.COM, Senin,(6/2)

Terkait hal ini Kasi Intel Kejari Binjai Haris,SH ketika di konfirmasi beberapa hari via WhatsApp tidak mau membalas . Begitu juga saat di. telepon Haris tidak mau mengangkat.

Sumber lain menyebutkan , kasus dugaan Mark up ini melibatkan petinggi DPRD Binjai 2018,2919 dan 2020. ” Penganggaran sudah betul tapi cara pembayaran yang salah,” terang sumber

Baca Juga:  Lisa Andriani Lubis Terima SK DPD PAN Binjai Singkirkan Juliadi

Di sebutkan sumber, pembayaran pertama salah karena mereka bayar dengan menggunakan GU ( ganti uang). Seharusnya bayar pakai cara LS (kontrak).

Sebelum pembayaran harus ada Apalis ( penilaian gedung) . Harus ada tiga penawaran baru dipilih salah satu .

Kontrak juga diduga salah disebut sebut kontrak di lakukan dengan seorang mantan anggota DPRD Binjai Fraksi Gerindra inisial J tidak dengan pemilik inisial Q.

Selain banyak melibatkan anggota DPRD Binjai pada masa itu , dusuga  bendahara DPRD Binjai pada masa itu terlibat.

Info yang diterima anggaran sewa gedung DPRD Binjai itu dianggarkan sebesar Rp 435 juta dan yang di bayarkan hanya Rp 195 juta.

Baca Juga:  Dinas PPKB dan PPA Langkat Bentuk Tim Pendamping Keluarga Atasi Stunting ¬†

Elemen masyarakat Binjai meminta Jamwas Kejaksaan RI turun tangan mengusut kasus ini karena diduga di peti eskan di Kejari Binjai. Bahkan untuk kaburkan kasus ini ada isu di tukar paket kerjaan oleh pihak DPRD Binjai . (OP)

 

 

 

Terkait


Berita Terbaru