Home / MEDAN TODAY / Sosialisasi dan Edukasi ke PKL Berlanjut, Pedagang Kampung Lalang Bongkar Sendiri Lapak

Sosialisasi dan Edukasi ke PKL Berlanjut, Pedagang Kampung Lalang Bongkar Sendiri Lapak


EDISIMEDAN.com,MEDAN – Sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang kaki lima (PKL) di Pasar Kampung Lalang kembali dilakukan, Senin (7/2/2022). Pelaksanaan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari PUD Pasar Medan, Satpol PP, Bhabinkamtibas, Babinsa, perwakilan kecamatan, kelurahan, dan para pegawai di jajaran PUD Pasar Medan.

Sebelum dimulai, terlebih dulu dilakukan apel di areal parkir Pasar Kampung Lalang. Apel dipimpin oleh Dirut PUD Pasar Medan Suwarno didampingi Dirops Ismail Pardede, Dirkeu/Adm Fernando Napitupulu, Dirbang/SDM Imam Abdul Hadi, Kacab II Budi F Putra dan Kepala Pasar Kampung Lalang Dohar Simatupang serta para kepala bagian.

Baca Juga:  Ustad Yusuf Mansur Hadiri Dzikir dan Doa HUT ke-427 Kota Medan

Lepas itu barulah tim gabungan bergerak memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para PKL di seputaran Pasar Kampung Lalang dan di Jalan Pribadi. Para PKL diberitahu supaya memindahkan lapak. Karena areal yang dipakai berjualan merupakan fasilitas umum dan mengganggu arus lalulintas. Beberapa saat setelah menerima imbauan tersebut, para PKL membongkar sendiri lapaknya. Para PKL diminta untuk berjualan di dalam areal pasar yang lokasinya lebih representatif.

Dari keterangan para PKL di Jalan Pribadi samping Pasar Kampung Lalang, mereka mengaku menyewa lapak dari pemilik ruko. Besaran sewa yang dibayar bervariasi, mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Mendengar ini, para direksi menemui para pemilik ruko untuk mengecek informasi tersebut. Para direksi lalu meminta agar hal tersebut tak lagi diteruskan.

Baca Juga:  Jika Revitalisasi Pasar di Belawan Dilakukan, Perekonomian Masyarakat Diyakini Meningkat

Dirut Suwarno mengungkapkan sosialisasi dan edukasi berjalan dengan tertib dan kondusif. “Kami menyampaikan terima kasih kepada para PKL yang telah mau membongkar sendiri lapaknya. Ini sebuah permulaan yang baik untuk pembenahan,” ungkap Dirut.

Untuk pengawasan agar tak lagi ada PKL menggelar lapak, lanjut Dirut, selanjutnya akan dibangun posko di seputaran Pasar Kampung Lalang. Dirut mengajak seluruh pihak sama-sama menjaga agar tak lagi ada PKL membuka lapaknya di tepi jalan.

“Persoalan mengatasi PKL harus melibatkan kolaborasi dari berbagai kalangan, termasuk pedagang itu sendiri,” pungkasnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru