Home / BINJAI / LANGKAT / SUMUT / Mangapul Silalahi Jubir TRP : Penyidik Poldasu Bersikap Profesional

Mangapul Silalahi Jubir TRP : Penyidik Poldasu Bersikap Profesional


EDISIMEDAN.COM,Binjai – Akhirnya jubir Terbit Rencana PA , Mangapul Silalahi angkat bicara soal tidak di tahannya 8 tersangka kasus KerengkengĀ  Langkat.

Sebagai jubir Mangapul Silalahi tidak mau banyak berkomentar soal- soal lain.

“Tentang tidak dilakukannya penahanan atas 8 tersangka sepenuhnya hak subyektif penyidik, namun sejak awal kami kooperatif mulai pemanggilan, pemeriksaan saksi-saksi, penyerahan barang bukti & kami juga mengajukan permohonan agar tidak dilakukan penahanan. Sikap profesional ditunjukkan penyidik dariĀ  Polda Sumatera Utara kata Mangapul Silalahi kepada EDISIMEDAN.COM, Kamis,(31/1) siang via Whats App

Sebelumnya polisi telah memeriksa delapan tersangka kasus kerangkeng Bupati Langkat Non Aktid Terbit Rencana Perangin-Angin. Terhadap mereka tidak dilakukan penahanan dengan sejumlah alasan.

Baca Juga:  Anggota Fraksi Demokrat DPRD Binjai Hasian Siregar Gelar Reses Pertama

“penyidik mempertimbangkan untuk tidak melakukan penahanan,” kata Dirkrimun Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaza kemaren.

Dia bilang bahwa para tersangka koperatif selama dilakukan pemeriksaan, maka tidak dilakukan penahanan.

“Alasannya yang pertama pada saat pemanggilan kedelapan tersangka untuk kita lakukan interogasi awal, bersama PH-nya mereka kooperatif. Yang kedua, pada saat kita lakukan pemeriksaan sebagai saksi, kedelapan tersangka tersebut hadir dan kemarin rekan-rekan juga menyaksikan kedelapan tersangka tersebut hadir pada saat kita panggil di tanggal 25 kemarin,” sebut Tatan.

Ini penyidik masih melakukan pendalaman-pendalaman lainnya, Tatan menjelaskan, “salah satunya melakukan pra-rekon, kemudian akan melakukan pemeriksaan manajemen terhadap salah satu perusahaan atau PKS yang digunakan untuk mempekerjakan warga yang ada dalam kerangkeng. Kemudian penyidik juga berkoordinasi dengan pihak kejaksaan terkait dengan perkara yang kita proses ini,” katanya. (OP)

Terkait


Berita Terbaru