Home / / Masa Mudik Lebaran,  KAI Sumut Operasikan 32 Kereta Api

Masa Mudik Lebaran,  KAI Sumut Operasikan 32 Kereta Api


EDISIMEDAN.com, MEDAN– PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumut menyiapkan 32 kereta api (KA) untuk perjalanan pada masa angkutan  mudik Lebaran tahun 2022.

 

Berdasarkan keterangan Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Mahendro Trang Bawono pada Selasa (19/4) kepada edisimedan.com, 32 kereta api itu terdiri dari KA Srilelawangsa, 20 perjalanan (KA Lokal), KA Sribilah, 4 perjalanan, KA Putri Deli, 6 perjalanan, dan KA Siantar Ekspress, 2 perjalanan.

 

“Untuk KA yang disiapkan pada masa angkutan Lebaran 2022, kami programkan sebanyak 32 kereta api. Tempat duduk/ tiket yang disiapkan untuk ke-32 KA tersebut setiap harinya rata rata 16.770 tiket. Sehingga total selama masa angkutan lebaran (22 April – 13 Mei) 2022 ada 368.940 tiket,” ungkapnya.

Baca Juga:  Puluhan Rumah Rusak, Kapolres Tinjau Korban Puting Beliung Di Binjai Selatan

 

Sementara sejak dibuka pemesanan tiket masa mudik Lebaran ini sebutnya hingga saat ini sudah terjual 7.171 tiket. Tanggal keberangkatan yang paling menjadi  favorit pemudik atau penumpang KA  yakni  tanggal 30  April 2022 tepatnya H-2 Lebaran. Yang juga diperkirakan sebagai puncak mudik

 

Syarat Lengkap Perjalanan Mudik Dengan Kereta Api

 

Sementara, dijelaskannya juga bahwa untuk melakukan perjalanan mudik dengan KA ini ada beberapa syarat yang harus dilengkapi para penumpang . Syarat lengkap perjalanan menggunakan Kereta Api Antar Kota dan Lokal terbaru jabarnya diantaranya untuk Syarat Naik KA Antar Kota penumpang yang sudah vaksin ketiga (booster) tidak perlu menunjukkan hasil negatif screening Covid-19 tetapi bagi penumpang yang hanya melakuiab vaksin kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen 1×24 jam atau tes RT-PCR 3×24 jam.

Baca Juga:  FPPK Sumatera Utara: Jangan Cari Panggung Politik di Tengah Tragedi

 

 

Sedangkan jika hanya vaksin pertama wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam dan untuk penumpang tidak/belum divaksin dengan alasan medis wajib menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah dan hasil negatif tes RT-PCR 3×24 jam.

 

“Nah, untuk usia di bawah 6 tahun tidak wajib vaksin dan tidak wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Tes Antigen atau RT-PCR namun wajib ada pendamping yang memenuhi persyaratan perjalanan,” tegasnya.

 

Mahendro Trang Bawono

Menambahkan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan penumpang,  pihaknya merencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi perjalanan menuju ke stasiun. Jangan sampai keliru dan akhirnya tidak bisa mudik lebaran.

Baca Juga:  Bobby-Aulia Inginkan Setiap Kelurahan Punya Taman Literasi

 

“Kita meminta masyarakat mengikuti perkembangan terkait persyaratan menggunakan kereta api di masa Angkutan Lebaran dari pemerintah. Dan yang paling penting juga tetap patuhi protokol kesehatan yang KAI terapkan, baik di stasiun maupun di atas KA,” tandasnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru