Home / NEWS / Petani Madina Terima Benih Bantuan APBD Sumut

Petani Madina Terima Benih Bantuan APBD Sumut


EDISIMEDAN.com, PENYABUNGAN– Sebanyak lima kelompok tani (poktan) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan pupuk kompos dan bibit bawang merah yang bersumber dari APBD Sumut tahun 2022, Rabu (08/06/2022) siang.

“Bibit bawang merah bantuan ini jangan dijual untuk konsumsi karena berbahaya bagi kesehatan,” ujar Kepala Seksi Sayur dan Tanaman Obat Bidang Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut, Adri Airil Nasution, dalam acara penyerahan bantuan di Aula UPTD Balai Pelaksana Penyuluh Pertanian (BP3) Desa Darussalam Kecamatan Panyabungan, Madina.
Ia menyatakan, bantuan tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan petani. Diharapkan, para petani penerima bantuan mampu memanfaatkannya secara baik dan benar.

Adri juga mengimbau petani memeriksa bibit secara teliti sebelum menerima bantuan. Tentunya, peran dari petugas Pengawas Benih Tanaman untuk mendampingi petani sangat dibutuhkan agar bibit yang diterima dalam kondisi bagus.

Baca Juga:  TNI AL Amankan 30 TKI Ilegal di Perairan Kuala Bagan

“Tanam, rawat dan kembangkan bibit bawang merah bantuan ini. Nantinya, sisihkan sebagian hasil panen untuk bibit di musim tanam berikutnya,” pesan Adri yang hadir mewakili Plt Kadis TPH Sumut, Bahruddin Siregar.

Dikemukakannya, kelima poktan yang menerima bantuan yakni Poktan Bersama Desa Salambue Kecamatan Panyabungan, Poktan Aek Sotul dan Jaya Tani Desa Sayur Maincat Kecamatan Hutabargot, Poktan Harapan Jaya Kelurahan Siabu Kecamatan Siabu serta Poktan Roburan Jaya Sejahtera Desa Roburan Dolok Kecamatan Panyabungan Selatan. Masing-masing poktan, kata Adri, menerima 700 kilogram (kg) bibit bawang merah varietas Batu Ijo berikut 4 ton kompos untuk pertanaman seluas 1 hektar (Ha).

Baca Juga:  Kolaborasi Medan Berkah ala Bobby Nasution Didukung Pegiat Starup

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan berupa bibit cabai merah dan pupuk kompos kepada sejumlah poktan di Madina.
“Bantuan cabai merah di Kabupaten Mandailing Natal seluas 17 hektar. Setiap hektar mendapatkan 10 sachet bibit cabai, empat ton pupuk kompos dan 20 gulung mulsa,” tuturnya.

Khusus kentang, kata Adri, Kabupaten Madina mendapatkan bantuan untuk pertanaman seluas 4 Ha. Setiap hektar, para petani menerima 3 ton pupuk kompos dan benih sebanyak 700 Kg.

Pada kesempatan itu para penerima bantuan juga diingatkan untuk segera menanam bibit bantuan serta menyimpan label sertifikat yang ada. Hal ini mengingat kebiasaan para petani penerima bantuan yang terkesan membiarkan bibit, sehingga mayoritas menjadi rusak.

Baca Juga:  Alfamidi Dukung Pemko Medan, BPJS dan PPDI Lakukan Sosialisasi Jaminan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

“Tolong segera tanam bibit bawang ini dan simpan label sertifikatnya,” sebutnya.

Sementara, Kadis Pertanian Madina, Siar Nasution, berjanji untuk mengawal bantuan tersebut dalam pelaksanaannya di lapangan agar kesejahteraan petani bisa meningkat. Apalagi, Kabupaten Madina memiliki tanah yang subur dan ketercukupan air untuk mendukung pertanaman petani.
“Bantuan ini untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Makanya akan kita kawal pelaksanaannya,” tegasnya.

Salah seorang penerima yang juga Ketua Poktan Bersama, Sabaruddin Muhammad, berterimakasih karena telah dipercaya pemerintah untuk mendapatkan bantuan bibit bawang berikut pupuk kompos.

“Semoga ke depan, ada bantuan lain untuk meningkatkan kesejahteraan petani,” tandasnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru