Home / BINJAI / SUMUT / Kapolres Binjai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi PatuhToba 2022

Kapolres Binjai Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi PatuhToba 2022


EDISIMEDAN.COM, Binjai – Polres Binjai bersama instansi terkait lainnya melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba – 2022 yang bertempat di halaman apel Polres Binjai jalan Sultan Hasanuddin No.1 Kelurahan Satria kecamatan Binjai Kota, Senin,(13/6)

Apel Gelar Pasukan ini dihadiri oleh Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting, S.I.K, MH., Waka Polres Kompol Deny, SH., Dandim 0203/Lkt diwakili oleh Danramil 01/Binjai Kota Kapten Inf. Imran Hamdani Batubara, Walikota diwakili oleh Asisten-III Drs. Meidiyusri, Kabag Ops Kompol Agung Basuni, SH, S.I.K., Wadanyon Brimob Yon-A Kompol Azis Manan, SH., Dansub Denpom 1-5 Kapten CPM Triya Tugis, Kasiberantas BNNK AKP Bambang Sulistio, Kadishub Chairin Simanjuntak, Kasatpol PP Andria Syahputra Pohan, S.SSTP, Ketua MUI kota Binjai DR. H. M. Jamil, MA, Tokoh masyarakat Edi Aswari, SH. dan para PJU Polres Binjai.

Adapun susunan barisan pada apel gelar pasukan Patuh Toba-2022 dimulai dari, barisan Perwira Polres Binjai, barisan gabungan Denpom 1/ 5-2 Binjai dengan Provost Polres Binjai, barisan Kodim 0203/Langkat, Yonif Raider 100/PS, barisan Yon Arhanud 11/Wby Binjai, barisan Yon A Brimobda Sumut, barisan sat shabara polres Binjai, barisan Satlantas Polres Binjai, barisan gabungan staf dan polsek sejajaran polres Binjai, barisan Reskrim, barisan Sat Intel dan sat Narkoba, barisan Satpol PP kota Binjai, barisan Dinas Perhubungan kota Binjai, barisan BPBD kota Binjai, barisan Bankom kota binjai dan barisan kendaraan dinas R-4/R-2.

Baca Juga:  RS Martha Friska dan RS GL Tobing Sudah Beroperasi Optimal Tangani Pasien Covid-19

Pada apel gelar pasukan ini Kapolres Binjai sebagai pimpinan apel membacakan amanat bapak Kapolda Sumatera .

Berikut dibawah ini adalah merupakan amanat Kapoldasu yang di bacakan oleh Kapolres Binjai.

Pergelaran Operasi “Patuh Toba -2022” bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan dan angka fatalitas lalu lintas serta meningkatkan kepatuhan, ketertiban dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Tujuan tersebut ditetapkan mengingat keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas di jalan raya saat ini, masih dirasakan belum optimal. Hal tersebut dipengaruhi oleh rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundang – undangan lalu lintas.

Kondisi tersebut tercermin pada jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara sepanjang tahun 2022 sebanyak 2.562 kasus dan jumlah pelanggaran lalu lintas sebanyak 79.281 pelanggaran.

Sebagai arah pada pelaksanaan Operasi “Patuh Toba – 2022”, diperlukan pelemahan atas sasaran operasi berupa segala bentuk Potensi Gangguan, Ambang Gangguan dan Gangguan Nyata yang berpotensi menyebabkan kemacetan dan pelanggaran lalu lintas baik sebelum, pada saat dan pasca operasi “Patuh Toba – 2022′ yaitu :

Baca Juga:  Listrik Akan Gratis untuk Warga Miskin Selama 3 Bulan

1. Kenderaan bermotor yang tidak layak jalan dan kenderaan yang digunakan untuk balap liar.
2. Kenderaan bermotor yang tidak sesuai standart pabrikan, menambah panjang rangka atau merubah spektek.
3. Kenderaan bermotor pribadi yang menggunakan sirine / rotator / strobo bukan untuk peruntukkannya.
4. Nomor registrasi kenderaan bermotor yang tidak sesuai aturan / spektek.

Operasi “Patuh Toba – 2022” merupakan operasi Harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis serta penegakan hukum secara elektronik maupun teguran dengan tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19.

Dengan demikian seluruh personil yang terlibat dalam pelaksanaan operasi nantinya agar memahami cara bertindak yang harus dilaksanakan pada operasi “Patuh Toba – 2022” sebagai berikut :

1. Melaksanakan deteksi dini, penyelidikan dan pemetaan terhadap lokasi / tempat rawan macet, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas
2. Melaksanakan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat terkait kamseltibcar lantas melalui kegiatan sosialisasi, pemasangan spanduk, banner, baliho, penyebaran leaflet dan stiker serta sosialisasi melalui media cetak, elektronik dan media sosial
3. Memberikan edukasi dan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas
4. Memanfaatkan perangkat RTMC (Regional Traffik Management Center) sebagai sarana untuk melaksanakan penegakan hukum secara elektronik dengan menggunakan sistem ETLE.
5. Melakukan counter opinion terhadap berita – berita hoax di media sosial online maupun mainstream terkait operasi “Patuh Toba – 2022”.

Baca Juga:  H.Sampe Tuah Ginting Fit And Propertest Di DPD Gerindra Sumut

Dalam kesempatan yang penuh semangat dan rasa kebersamaan ini, beberapa penekanan saya untuk dipedomani dan dilaksanakan :

1. Laksanakan tugas secara profesional, bermoral dan humanis untuk mendapatkan simpati dari masyarakat,
2. Optimalkan kegiatan analisa dan evaluasi secara rutin untuk mengukur tingkat keberhasilan serta menentukan solusi atas kendala yang dihadapi,
3. Tingkatkan pengawasan dan pengendalian selama pelaksanaan operasi sehingga dapat berjalan dengan tertib, lancar dan senantiasa mempedomani standart operasional prosedur yang berlaku,
4. Berikan arahan secara jelas kepada anggota yang terlibat operasi sehingga tidak melakukan tindakan yang kontra produktif terhadap citra institusi Polri,
5. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan bagi diri sendiri serta masyarakat pengguna jalan lainnya.

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya mengucapkan “selamat melaksanakan tugas operasi Kepolisian Mandiri kewilayahan Patuh Toba – 2022. Semoga menjadi ladang ibadah bagi kita semua.

Demikian amanat saya, semoga Tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan bimbingan, kekuatan dan perlindungan kepada kita dalam melanjutkan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara.

Kegiatan apel Gelar Pasukan Operasi “Patuh Toba – 2022 berlangsung dalam keadaan aman, baik dan lancar.

Terkait


Berita Terbaru