Home / SUMUT / Petani Kentang Samosir Terima Bantuan Benih Bersertifikat

Petani Kentang Samosir Terima Bantuan Benih Bersertifikat


EDISIMEDAN.com, MEDAN— Sebanyak empat kelompok tani (poktan) di Kecamatan Harian Kabupaten Samosir menerima bantuan benih kentang Generasi kedua (G2) bersertifikat berikut pupuk kompos dari Kegiatan Budidaya Kentang APBD Tahun Anggaran 2022, di Desa Hariara Pintu Kecamatan Harian, Kamis (16/06) siang.

“Mohon periksa benih bantuan sebelum diterima petani. Kalau kondisinya jelek dan tidak sesuai jumlah, jangan diterima,” tegas Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumut, Bahruddin Siregar, diwakili Plh Kepala Bidang Hortikultura Dinas TPH Sumut, Juwaeni, dihadapan puluhan anggota poktan penerima bantuan.

Menurutnya, benih berkualitas, dalam hal ini  dibuktikan dengan labelisasi atau pun sertifikasi, menjadi salah satu persyaratan dalam keberhasilan pertanaman. Bila telah menggunakan benih berkualitas , kata Juwaeni, maka sebesar 50 persen keberhasilan pertanaman sudah di tangan petani. Sisanya, tergantung perawatan hingga panen.

Baca Juga:  Ini Keterangan  Dinas TPH Sumut Soal Alokasi Pupuk Subsidi di Simalungun

“Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Utara menginstruksikan kepada kami untuk memberikan bantuan benih bersertifikat agar hasil panen bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga petani,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Juwaeni juga mengingatkan para petani untuk segera menanam benih kentang dan melakukan perawatan secara baik sehingga menuai hasil maksimal.

“Tolong tanam, jaga dan rawat benih bantuan dari pemerintah ini dengan maksimal sehingga hasil panen nanti bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga bapak dan ibu petani sekalian,” imbaunya.

Juwaeni mengimbau para petani untuk tidak sekadar bertanam kentang, tapi juga mencoba menjadi penangkar benih kentang. Tujuannya agar mampu memenuhi kebutuhan benih kentang petani di Kabupaten Samosir.

“Mari kita mencoba untuk mandiri benih dengan menghidupkan penangkar di Kabupaten Samosir, sehingga para petani tidak lagi bergantung pasokan benih dari luar lagi,” ujarnya.

Baca Juga:  Fraksi PAN DPRD Sumut Sebut Erry Nuradi Berhasil Bangun Sumut

Sebelumnya, Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir,  Sondang HM Sukmana, menjelaskan, Kecamatan Harian merupakan salah satu sentra pertanaman kentang di Kabupaten Samosir. Berdasarkan laporan Statistik Pertanian Hortikultura Kabupaten Samosir tahun 2021, komoditas kentang merupakan produksi tanaman sayuran semusim terbanyak yakni 16.147 ton dengan luas panen sekira 706 Hektar (Ha). Terbanyak kedua ditempati kubis dengan produksi sebanyak 5.626 ton, disusul bawang merah (1.980 ton) dan cabai besar (618 ton).

“Terima kasih kepada pihak Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi  Sumatera Utara yang selama ini sangat peduli dengan petani di Kabupaten Samosir. Semoga bisa dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan keluarga petani,” sebut Sondang yang mewakili Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Samosir, Dr Tumiur Gultom.

Baca Juga:  Wacana Pencabutan Pupuk Subsidi, Ini Tanggapan Dinas TPH Sumut

Di sela kegiatan, Kepala Seksi Tanaman Sayur dan Obat Bidang Hortikultura Dinas TPH Sumut, Adri Airil Nasution, menyatakan,  keempat poktan penerima bantuan yakni Poktan Maduma Desa Partungko Naginjang, Poktan Satahi Saoloan dan Poktan Marsiurupan Desa Hariara Pintu serta Poktan Anggrek Desa Hutagalung.

“Masing-masing poktan mendapatkan 700 kilogram benih kentang dan tiga ton pupuk organik untuk digunakan pada pertanaman seluas 1 hektar,” tuturnya.

Berdasarkan pengamatan, turut dilakukan penanaman kentang secara simbolis di areal milik anggota Poktan Satahi Saoloan. Tampak hadir, perwakilan dari Anggota Fraksi Demokrat PRD Sumut, Tangkas Manimpan Tobing.(red)

Terkait


Berita Terbaru