Home / PENDIDIKAN / STIE Muhammadiyah Asahan (STIEMA)  Bedah Kurikulum KKNI Berorientasi MBKM

STIE Muhammadiyah Asahan (STIEMA)  Bedah Kurikulum KKNI Berorientasi MBKM


EDISIMEDAN.com, MEDAN-Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum KKNI berorientasi MBKM bagi Program Studi Manajemen dan Akuntansi di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Muhammadiyah Asahan (STIEMA) dilakukan guna mengimplementasikan apa yang telah menjadi kebijakan dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.

STIEMA tentunya selalu berupaya untuk meningkatkan dan menyelaraskan kegiatan akademiknya dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Kegiatan bedah kurikulum KKNI berorientasi MBKM ini diadakan di Singapore land City Hotel Jl. Lintas Sumatra No.KM 141, Sei Balai, Kec. Sei Balai, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara pada 25 hingga  27 Juli 2022.

“Dengan kegiatan ini tentunya STIEMA, akan terus upgrade dan bebenah diri, tidak hanya dari sisi kurikulum yang menyesuaikan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), namun juga SDM yang menjalankan program ini. Hingga STIEMA dapat bersaing dengan perguruan tinggi lain di Indonesia, melalui kualitas dari para lulusannya sesuai dengan visi STIEMA,” jelas Ketua STIE Muhammadiyah Asahan (STIEMA), Danil Syahputra, S.E.i., M.S.i.

Baca Juga:  Pendaftaran SNMPTN dibuka 14 Februari, dan UTBK SBMPTN 15 Maret

 

 

Kegiatan bedah kurikulum ini, selain menghadirkan seluruh civitas akademika STIEMA, hadir juga pakar sebagai nara sumber. Sebagai pendahuluan dan sekaligus untuk mensinkronkan dengan kebutuhan dunia industri, kegiatan Focus Group Discussion (FGD), telah dilakukan antara pihak STIEMA dengan beberapa stakeholder.

Stakeholder telah memberikan masukan dan pemikiran bagi penyusunan kurikulum berbasis KKNI yang berorientasi MBKM.

Manfaat program MBKM tentunya akan dirasakan oleh kedua belah pihak, baik kampus atau pun mahasiswa sendiri.

Manfaat program MBKM  bagi pihak kampus adalah sebagai institusi yang menyediakan layanan pendidikan, tentunya kampus dapat terus meningkatkan mutu pembelajaran, sehingga kampus tersebut dapat bersaing juga dengan kampus lainnya. Pada akhirnya akan menghasilkan mahasiswa-mahasiswi yang berpengetahuan luas dan siap terjun dalam dunia kerja.

Baca Juga:  Pengrajin Songket Batubara Terima Bantuan Benang Tenun dari Inalum

Sedangkan manfaat bagi Mahasiswa yang mengikuti MBKM, antara lain mahasiswa bisa melatih diri sendiri sejak di bangku kuliah untuk memiliki kompetensi, kejujuran, maupun tanggung jawab yang berguna untuk bekal kelulusan. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan memiliki  kemampuan sesuai bakat dan minat, sehingga mereka siap untuk terjun langsung ke dunia kerja.

Adapun peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah Pejabat Struktural, Kaprodi dan Sekretaris Program Studi, baik Akuntasi maupun Manajemen dan juga tentunya Tenaga Pendidik (Tendik)
Bedah kurikulum MBKM ini didampingi oleh narasumber. Dr. Sri Rahayu, S.Pd., M.Pd. (Dekan FKIP Universitas Asahan) dan Dr. Wannayumini, S.Kom., M.Kom. (Ketua Prodi Ilmu Komputer Universitas Potensi Utama), masing-masing memberikan penjelasan dan pendampingan penyusunan kurikulum MBKM.

Baca Juga:  Pesantren Tahfidzul Qur'an Al-UMM Smart Center Gelar Wisuda Tahfidz Akbar

Dengan bedah kurikulum dengan berorientasi pada MBKM ini, STIEMA tentunya terus dapat menghasilkan lulusan yang cerdas unggul dan mandiri. Alumni yang  siap bersaing untuk memasuki dunia pekerjaan sesuai dengan minat dan kompetensi alumni, serta kebutuhan pasar stakeholder (red)

Terkait


Berita Terbaru