Home / PENDIDIKAN / Tim Pengabdian Masyarakat USU Bantu Masyarakat Medan Johor Kelola Sampah Organik Hingga Mahir

Tim Pengabdian Masyarakat USU Bantu Masyarakat Medan Johor Kelola Sampah Organik Hingga Mahir


EDISIMEDAN.com, MEDAN– Sampah organik adalah barang sisa dari rumah tangga, pasar, atau lainnya yang dapat membusuk, mengalami pelapukan (dekomposisi), dan terurai menjadi kompos.

Jika dikelola dengan prosedur yang benar, sampah organik masih bisa diolah, dipakai, dan memberikan nilai tambah. Dengan teknologi, proses dekomposisi sampah organik dapat dipercepat.

Selain menjadi pupuk kompos, sampah organik dapat menjadi bahan lain seperti eco-enzyme, EM4, pupuk organik cair, dan biopestisida.
Dalam upaya meningkatkan kebersihan dan pemanfaatan nilai ekonomi sampah, tim pengabdian pada masyarakat USU menyelenggarakan pelatihan mengelola sampah menjadi berkah.

Pengabdian pada masyarakat ini terselenggara berkat kerja sama Lembaga Pengabdian pada Masyarakat Universitas Sumatera Utara, Majelis Daerah Korps Alumni HMI Medan, Himpunan Mahasiswa Islam, Kader PKK se-Kecamatan Medan Johor, Badan Kemakmuran Masjid Nurul Ikhwan, dan Madrasah Aliyah Swasta Al Ulum Medan.

Baca Juga:  Rektor UISU Ajak Tingkatkan Kesadaran Berbagi

Tim pengabdian masyarakat USU terdiri dari Dr. dr. Delyuzar M. Ked(PA), Sp.PA(K) (FK USU), Dr. Drs. Arlen Hanel John, M. Si (FMIPA USU), dr. Zulham, M. Biomed, PhD (FK USU), dan Ir. Erni Misran, ST, MT, PhD (FT USU).

Dr. dr. Delyuzar M. Ked(PA) mengatakan pengabdian pada masyarakat ini terlaksana dalam dua sesi yaitu sesi pembekalan dan sesi praktik.

“Dalam pembekalan, masyarakat diajak untuk memahami permasalahan sampah perkotaan dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengelola sampah sehingga memberikan keuntungan ekonomi dan lingkungan,” ungkapnya kepada Waspada pada Senin (28/8).

Sebutnya, sesi praktik berlangsung setiap kader mengerjakan pembuatan pengelolaan sampah organik hingga mahir.

Baca Juga:  Di Langkat Limbah Minyak Jelantah Diubah Menjadi Sabun Cuci

Masyarakat dapat mengolah sampah-sampah seperti kulit buah dan sayur-sayuran menjadi eco-enzyme.

Dalam sambutannya Camat Medan Johor, Chandra Dalimunthe, yang didampingi oleh para lurah se-Kecamatan Medan Johor, menyampaikan bahwa kerja sama ini sangat baik dan perlu ditindaklanjutii bahkan diperluas dengan mengajak Dinas Lingkungan Hidup kota Medan.

Camat Medan Johor juga berharap terbentuknya kader yang dibimbing terus-menerus agar keterampilan dan sisi ekonomi dari eco-enzyme ini dapat bergerak di tengah masyarakat. Selain nilai tambah bahkan nilai ekonomi, tim pengabdian masyarakat juga menyampaikan bahwa hasil kelola sampah organic ini memiliki manfaat yang luas seperti disinfektan dan aroma terapi yang dapat digunakan di rumah tangga.

Baca Juga:  Dosen Unimed Kembangkan Aplikasi Sistem Pembelajaran Daring Terintegrasi Di SMAN 4 Medan

“Bimbingan ini akan lebih baik berkelanjutan sehingga terbentuk kader-kader yang nantinya juga bisa mengajarkan masyarakat luas khususnya di wilayah kecamatan Medan Johor ini,” tandasnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru