Home / BINJAI / SUMUT / Viral, Buah Cempedak Kebun Lada Binjai Seberat 23 Kg

Viral, Buah Cempedak Kebun Lada Binjai Seberat 23 Kg


EDISIMEDAN, BINJAI – Puluhan warga masyarakat petani bibit buah Jalan Madura , Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara berebut makan buah Cempedak seberat 22 Kg 8 ons yang di panen dari depan rumah petani bibit buah Amrial, Minggu, (4/9) siang.

“ Buah Cempedak yang lain di pohon itu biasanya seberat   8 sampai 15  kg , tapi yang ini lain dan hanya ada satu di dunia ,”kata Mustofa Abdulah Nasution

“Buah ini masih bisa lebih berat lagi  tergantung bagaimana perawatannya,” kata M.Arifin Nasution  selaku Pembina Penangkar Benih Tanaman Kota Binjai

Penemuan hasil buah Cempedak Guling berbobot 23 Kilogram dengan panjang 25 centimeter dan lebar lingkaran 75 centimeter tersebut langsung dipamerkan  warga kampung.

Di saksikan oleh sejumlah media dan ibu Lurah Kebun Cempedak tersebut di belah untuk dilihat isi dalamnya dan disantap bersama-sama di salah warung kopi warga di Jalan Madura

Baca Juga:  Sebagai Patuan Raja Parlindungan Siregar, Tengku Erry Beri Nasehat untuk Kahiyang

Berbeda dengan buah Cempedak lain pada umumnya, Cempedak ini di beri nama Cempedak Guling  setelah dibelah ternyata tidak hanya berukuran besar tapi juga memiliki rasa yang sangat manis dengan tekstur cukup lembut namun rasanya buah sedikit menyerupai rasa buah Nangka.

Nah, kelebihan dari Cempedak Guling ini selain rasanya yang sangat manis juga tidak membuat perut kembung.

“Buah cempedak guling ini adalah hasil riset kami sejak 11 tahun yang lalu. Biasanya kalau Cempedak yang lain itu berbuah musiman. Tapi kalau Cempedak Guling ini tidak ada musimnya dia,  terus berbuah ,” jelas  Arifin Nasution

Baca Juga:  Syukuran Satu Kampung Dukung Benny Dan Hairul Jadi Dewan Binjai

Kepada para penangkar benih tanaman, Arifin berharap supaya budi daya tanaman Cempedak Guling ini dapat lebih ditingkatkan. Sebab, Cempedak Guling ini berbeda dengan Cempedak pada umumnya yang hanya bisa berbuah setiap musimnya dan lebih bernilai ekonomis.

“  Tananam bisa berbuah dalam tempo waktu paling cepat 2,5 tahun dan paling lambat 3 tahun ,” kata Arifin Nasution menjawab wartawan

Terakhir, Arifin juga berharap kepada pemerintah terkait agar memberikan perhatian serta dukungannya kepada para penangkar dalam membudi dayakan benih tanaman Cempedak Guling ini, supaya lebih dikenal luas lagi di luar daerah.

“ Cempedak Guling hasil ciptaan para penangkar benih tanaman kami disini sudah pernah menjadi juara satu dalam Festival Buah se-Sumut,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Penangkar Benih Tanaman, Amrial. Disebutkannya untuk varian tanaman benih buah Cempedak Guling ini memiliki berbagai kategori. Yakni, label feed yang sudah berbuah dan kedua benih dasar namanya label putih. Kemudian ada yang disebut label ungu dan diperbanyak lagi menjadi label biru.

Baca Juga:  Raden Syafi'i : Aksi Terorisme Muncul Karena Polisi Tidak Serius

“Itu untuk benih sebar, jadi kepada petani penangkar, itu lah dia tadi yang bisa dijadikan induk,” jelasnya.

Sebagai informasi, benih tanaman buah Cempedak Guling ini di jual seharga Rp 35 ribu. Dan untuk buahnya sendiri dijual mulai dari harga Rp 50 ribu sampai Rp 200 ribu, tergantung ukurannya.

Sebelumnya buah Cempedak Guling ini sempat di tawar orang dengan harga Rp 400.000, tapi petani lebih memilih untuk disantap ramai- ramai . (OP)

Terkait


Berita Terbaru