Home / BISNIS / PLN Edukasi Generasi Muda Untuk Peduli K2

PLN Edukasi Generasi Muda Untuk Peduli K2


EDISIMEDAN.com, MEDAN-PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera Unit Pelaksana Pengatur Beban Sumatera Bagian Utara (UP2B Sumbagut) mengedukasi generasi muda agar mengenal Keselamatan Kelistrikan (K2).

Acara bertajuk Edukasi Bahaya Listrik Triwulan III ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 18 Medan yang terletak di Jl. Sei Mencirim No 60 Medan Krio Kec Medan Sunggal Kab. Deli Serdang Prov. Sumatera Utara (06/09).

Edukasi disampaikan oleh Pejabat Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (K3L) UP2B Sumbagut, Freddy Surianto. Dalam paparannya, Freddy menyampaikan tentang proses listrik agar bisa sampai ke rumah-rumah. “Mulai dari pembangkitan tenaga listrik, jaringan transmisi hingga sampai di rumah untuk yang nantinya bisa dipergunakan oleh masyarakat,” terang Freddy.

Baca Juga:  Wagubsu Erry Nuradi Korban Terbaru PLN

Selanjutnya Freddy menambahkan, “listrik yang kita gunakan sehari – hari memiliki potensi risiko bahaya, seperti tersetroom hingga kebakaran tanpa kita sadari”.

“Potensi bahaya tersebut terjadi akibat ketidaktahuan kita maupun keteledoran kita sendiri. Banyak potensi bahaya yang sering dilakukan masyarakat seperti bermain layang-layang, membangun rumah, membakar sampah dan lain-lain yang pelaksanaannya berada disekitar jaringan,” ujar Freddy.

“Salah satu perilaku kita yang teledor adalah dengan memasang banyak stacker di satu stop kontak ini dapat mengakibatkan korseleting atau membuat kabel menjadi panas karena bebannya terlalu berat sehingga dapat menyebabkan kebakaran,” imbuhnya.

Melalui acara ini diharapkan siswa/siswi SMA Muhammadiyah 18 Medan mengetahui bahaya listrik yang ada disekitarnya, dan dapat mencegah kecelakaan akibat bahaya listrik.

Baca Juga:  Sudah Resmi! Kini hadir SPKLU Pertama di Sumatera Utara

Minar Adelina Tanjung. S.Pd selaku kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 18 Medan mengucapkan banyak terima kasih kepada PLN yang telah memberi edukasi kepada seluruh siswa/siswi tentang bahaya listrik.

“Harapannya ini dapat terus berjalan setiap tahunnya sehingga masyarakat dapat mengetahui tentang bahaya listrik sehingga dapat mengurangi kecelakaan maupun gangguan yang disebabkan oleh masyarakat akibat ketidak tahuannya,” tuturnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru