Home / SUMUT / Di Karo, Panen Benih Cabai Bantuan Tembus 12 Ton

Di Karo, Panen Benih Cabai Bantuan Tembus 12 Ton


EDISIMEDAN.com, Kabanjahe– Para penerima bantuan benih cabai merah dalam Program Pengembangan Kawasan Aneka Cabai APBN Tahun Anggaran 2022 di Kabupaten Karo, mulai menuai hasil. Memasuki masa panen kedua, rata-rata hasil panen cabai merah mencapai 12 ton.

“Hari ini kita menyaksikan panen cabai merah di lahan milik anggota Poktan (Kelompok tani, red) Juma Dalan Bukit Desa Ujung Sampun Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo dengan hasil 12 ton per hektar,” papar Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumatera Utara, Hj Lusyantini, saat melakukan monitoring, Kamis (08/09/2022) siang.

Ia menilai, hasil panen yang dicapai  semakin membuat para petani bersemangat dalam bertanam cabai merah. Apalagi, menurut pengakuan Ketua Poktan Juma Dalan Bukit, Reno Sembiring, harga jual cabai merah di tingkat petani mencapai Rp75 ribu per kilogram (kg).

“Itu harga kemaren saat mereka menjual hasil panen cabai merah,” tutur Hj Lusyantini.
Pihaknya optimistis, bantuan benih cabai merah yang telah didistribusikan, baik bersumber dari APBD Sumut maupun APBN, sangat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan petani penerima. Hal itu sesuai dengan tujuan pemberian bantuan benih yakni menyejahterakan keluarga petani.

Baca Juga:  Pelayanan KNIA Baik, Tapi Konsumen Minta Pejabat Angkasa Pura II Diganti dan Tak Setuju Taksi Online Beroperasi

Hal itu dibenarkan Reno Sembiring. Ia mengklaim, bantuan yang diberikan pemerintah kepada anggota poktan sangat bermanfaat.
“Kalau harga jual cabai petani semalam berkisar Rp75 ribu per kilogram, hari ini bisa sampai Rp80 ribu per kilogram,” ujarnya.

Hasil tersebut sangat membantu petani, mengingat, bantuan yang diberikan tidak sekadar benih cabai merah, tapi juga sarana produksi pertaniannya.

“Biaya yang harus dikeluarkan petani saat bertanam cabai merah tidak sebesar bila tanpa bantuan dari pemerintah, sehingga keuntungannya menjadi lebih banyak,” ungkap Reno.

Sementara, Kepala Seksi Tanaman Sayur dan Buah Bidang Hortikultura Dinas TPH Sumut, Adri Airil Nasution, menjelaskan, para petani menerima bantuan benih cabai merah, mulsa dan pupuk organik. Khusus Poktan Juma Dalan Bukit, lanjutnya, menerima 18 sachet benih cabai merah, 30 gulung mulsa dan 2.175 kg pupuk organik untuk pertanaman seluas 1,5 Ha.

Baca Juga:  Wali Kota Sidimpuan Ikut Serta Tanam Bawang Merah di Labuhan Labo

“Untuk kegiatan Pengembangan Kawasan Aneka Cabai Merah di APBN Tahun Anggaran 2022, ada 12 poktan di tiga desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Barus Jahe, Tiga Panah dan Dolat Raya seluas 30 hektar yang mendapatkan bantuan benih cabai merah berikut mulsa dan pupuk organik,” sebutnya yang saat itu mendampingi Plt Kadis TPH Sumut melakukan monitoring ke lahan pertanaman cabai merah di Desa Ujung Sampun.

Ia menambahkan, kegiatan Budidaya Cabai Merah juga ditampung dalam APBD Sumut Tahun Anggaran 2022. Selain bantuan benih cabai merah, mulsa dan pupuk organik, para poktan juga menerima pupuk hayati cair untuk poktan di Kota Binjai, Padangsidimpuan, Kabupaten Langkat, Karo, Serdangbedagai, Batu Bara, Tapanuli Selatan, Humbanghasundutan, dan Madina.

Baca Juga:  Lagi, BNN Tembak Mati Seorang Bandar Narkoba di Medan

“Setiap hektar, para poktan penerima mendapatkan 10 sachet benih cabai merah, 20 gulung mulsa, 4 ton pupuk organik dan 6 liter pupuk hayati cair,” tuturnya.

Di Kabupaten Karo, Adri menyatakan, terdapat delapan poktan di tiga desa wilayah Kecamatan Dolat Rakyat dan Kecamatan Merdeka yang menerima bantuan. Total bantuan yang disalurkan untuk poktan di kabupaten Karo mencapai 100 sachet benih cabai merah, 200 gulung mulsa, 40 ton pupuk organik dan 60 liter pupuk hayati cair untuk pertanaman seluas 10 Ha.

“Bila ditotal, bantuan Budidaya Cabai Merah di APBD Sumut Tahun Anggaran 2022 mencapai 77 poktan dengan areal pertanaman seluas 92 Ha,” tandasnya. (red)

Terkait


Berita Terbaru