Home / BISNIS / KPPU Kanwil I Paparkan Sejumlah Kasus dari Penyelidikan Hingga Persidangan

KPPU Kanwil I Paparkan Sejumlah Kasus dari Penyelidikan Hingga Persidangan


EDISIMEDAN.com, MEDAN-Saat ini KPPU Kanwil 1 Selidiki tiga kasus, yakni pertama terkait tender di Aceh, Kedua Tiket Kapal Ferry Batam Singapore dan ketiga perdagangan Gambir di Sumatera Barat

Hal ini dikatakan Kepala KPPU Kanwil 1, Ridho Pamungkas kepada media, Jumat (30/9/2022).

“Terkait dengan masalah tersebut untuk penegakan hukumnya laporan laporan terkait tender, kemudian kami juga fokus di pupuk antara yang subsudi dan non subsidi,” ujarnya

Dikatakannya, pada masalah di pupuk ini pihaknya akan melihat apakah memang kenaikan harga ini benar benar karena adanya harga gas naik sehingga harga bahan baku ikut naik.

Baca Juga:  EZVIZ Hadirkan Video Keamanan Untuk Smart Life Di Medan

“Tapi apakah kenaikan bahan bakunya persentase sama artinya ketika kenaikan bahan baku naik 50%, karena memang isu kenaikan pupuk ini hanya terjadi di beberapa pelaku usaha dan yang menguasai pasar. Kemudian masalah kuota subsidinya berkurang akhirnya banyak yang menggunakan pupuk non subsidi, itu dari sisi persaingannya,” katanya.

Dari sisi kajiannya, Ridho mengatakan apakah ini akan menghasilkan saran kebijakan, misalnya benarkah pupuk non subsidi ini sama kwalitasnya dengan bersubsidi.

“Atau jangan jangan yang pupuk bersubsidi kwalitasnya di bawah dan yang non subsidi bisa menghasilkan hasil panen yang lebih banyak,” katanya.

Dikatakannya, jika dari isu pusat KPPU akan masuk ke persidangan untuk minyak goreng. Dipersidangan nanti ada beberapa pelaku usaha yang berasal dari Sumatera Utara.

Baca Juga:  BSI Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2022

“Ada 5 perusahaan dari sumut yang menjadi terlapor kalau di wilayah kanwil I ada dua dari Padang dan ada satu dari Dumai jadi total ada 8 pelaku usaha yang terlapor,” ujarnya.(red)

Terkait


Berita Terbaru