Home / BINJAI / SUMUT / Permasalahan Lahan Di Binjai Selatan Klir, Mekar Jaya Lulus Verifikasi

Permasalahan Lahan Di Binjai Selatan Klir, Mekar Jaya Lulus Verifikasi


EDISIMEDANCOM, Binjai – Legalitas kepemilikan lahan seluas ratusan hektar yang dikuasai KSU Mekar Jaya selama belasan tahun ternyata sudah lulus uji verifikasi dan terdaftar B Plus di Provinsi Sumatera. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi pembahasan lahan eks HGU Binjai Selatan antara kelompok petani bersama Wali Kota Binjai Drs H Amir Hamzah MAP dan Forkopimda di Aula Gedung Kantor Walikota Binjai, Rabu (30/11/2022) pagi.

Turut hadir di acara tersebut, perwakilan PTPN II melalui Kabag Disposal eks HGU dan Pengaman Aset, Rido Manurung, Wali Kota Binjai, Ketua DPRD, Kapolres Binjai, Dandim 0203/LKT, Kepala Bagian Bantuan Hukum Biro Hukum Setda Provinsi Sumatera Utara dan BPN.

Baca Juga:  Hinca Panjaitan : Selamat Bertempur Buat Timbas - Sajali

Dalam kesempatan itu, Kabag Disposal Eks HGU dan Pengaman Aset, Rido mengaku sudah sangat mengenal Abidin Zaini Sembiring selaku Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya. Karena memang Zaini, ucap Rido, sudah lama mengurus legalitas kepemilikan lahan eks HGU PTPN II oleh KSU Mekar Jaya di Kecamatan Binjai Selatan.

“Saya akui, bahwa Mekar Jaya sudah terverifikasi dan telah terdaftar di B-Plus Provinsi Sumatera Utara dan telah dilakukan pengukuran terhadap lahan oleh tim yang ditunjuk,” ungkapnya sewaktu diundang dalam rapat pembahasan di Aula Pemko Binjai.

Disarankannya lagi, supaya Kelompok Tani Mekar Jaya segera melengkapi segala kekurangan berkas mereka yang sudah masuk ke program pelepasan eks HGU PTPN II.

Baca Juga:  Bobby-Aulia Bertekad Produk Lokal UMKM Bisa Masuk Pasar Ritel Modern

“Kalau ada kekurangan berkas, silahkan dipenuhi untuk memperlancar urusan agar tidak ada lagi permasalahan,” ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan KSU Mekar Jaya, Dejon Sembiring menyatakan, bahwa Mekar Jaya telah memiliki legal standing yang jelas, karena telah mengusahai lahan eks PTPN II tersebut selama belasan tahun lamanya.

“Sementara, pihak lain yang berusaha ingin merebut lahan itu tidak memiliki legal apapun. Bahkan tadi saja, pihak PTPN II sudah menerangkan bahwa Mekar Jaya lah yang terdaftar,” ungkapnya.

Selain usaha untuk menyerobot lahan yang sudah dikuasai Kelompok tani Mekar Jaya itu, Dejon juga mengatakan, banyaknya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di masyarakat yang tidak sesuai harapan.

Baca Juga:  Dokter Gita Diminta Dibebaskan dari Dakwaan 

“Tentang gangguan Kamtibmas yang terjadi agar seyogianya aparat penegak hukum bertindak atas nama hukum itu sendiri. Tegakkan hukum, siapa yang salah silahkan ditangkap,” katanya.

Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting mengatakan, pihaknya telah menangani banyak laporan masyarakat dari Kelurahan Bhakti Karya.

“Ada tiga kasus yang sudah kita limpahkan ke Kejaksaan untuk selanjutnya dilakukan persidangan,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Binjai juga mengungkapkan, bahwa Sat Reskrim Polres Binjai juga terus memproses kasus pembakaran posko kelompok tani Mekar Jaya yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Tersangkanya sudah ada. Kasusnya terus berlanjut dan tidak dihentikan,” sebutnya. ( Rel/ OP)

Terkait


Berita Terbaru