Home / BINJAI / LANGKAT / SUMUT / OTK Tembak Mati Mantan Anggota DPRD Langkat Di Bukit Dinding

OTK Tembak Mati Mantan Anggota DPRD Langkat Di Bukit Dinding


EDISIMEDAN.COM, Binjai –  Mantan anggpta DPRD Langkat priode 2014-2019, Paino , warga Dusun 7, Bukit Dinding  , Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat tewas di tembak oleh Orang Tidak Dikenal  (OTK ) di Devisi 1, Dusun Besilam, Kecamatan Wampu , Kabupaten Langkat , Kamis, (26/1) sekira pukul 23.0 0 wib.

Sontak saja peristiwa malam Jumat itu membuat heboh kawasan Bukit Dinding, Kecamatan Wampu , Kabupaten Langkat

Peristiwa yang sangat sadis itu di ketahui oleh saksi – saksi yakni Arief, warga Dusun 8, Paya Satu, Desa Besilam BL. dan Hendra, warga Dusin 5  Ds. Kebun Balok Kecamatan .Wampu Kabapaten Langkat.

Baca Juga:  Pengurus Perkasa Binjai-Langkat Dideklarasikan

Keterangan di peroleh dari berbagai sumber menyebutkan Kamis  sekitar pukul 21.00 Wib korban Paino,  Miran, Amin duduk ngobrol santai di warung Miran di Dusun  1 Ds. Besilam BL

Kala itu sambil menunggu teman – temannya  pada pukul 22.45 Wib Aipda Solomo datang bersama teman – temannya di warung tersebut dan ngobrol bareng.

Usai  ngobrol di warung  korban Paino dan kawan – kawan  membubarkan diri dan  pulang kerumah masing – masing.

Korban Paino dengan mengendarai sepeda motor KLX bergerak pulang dari warung namun setibanya diperjalanan di  TKP di Devisi. 1 Ds. Besilam BL Kecamatan Wampu ada terdengar suara letusan

Baca Juga:  Jonatan Tarigan Buka Turnamen Futsal Binjai Super Cup I

Arif saat melintas dijalan tersebut melihat Paino tergeletak ditengah jalan karena merasa takut  Arif memanggil temannya  Hendra ke TKP dan saat dibalikkan tubuh  Piano ada luka tembak di dadanya.

Kemudian Arif dan Hendra membawa. Paino dengan mobil ke RS. Putri Bidadari di Jalinsum Medan – Sumut Ds. Jentera Kecamatan Wampu Kabapaten Langkat.

Jumat tanggal 27 Januari 2023 pukul 00.50 Wib mobil yang membawa  Paino tiba di RS. Putri Bidadari dan langsung dibawa ke UGD dan setelah dilakukan pemeriksaan awal terhadap diri  Paino oleh Dokter jaga dan dinyatakan bahwa  Paino sudah meninggal dunia.

Baca Juga:  PAD Binjai Tahun 2018, Tidak Capai Target Hanya Rp 130 Miliyar

Keluarga  korban Paino datang ke RS. Putri Bidadari setelah dikabari oleh  Arif, karena kejadiannya meninggalnya adanya luka tembak maka pihak keluarga menghubungi Polsek Stabat guna pengusutan dan penyidikan kejadian.

Polsek Stabat membawa  korban  Paino  ke RS. Brimob Medan untuk dilakukan Otopsi.

Di lokasi naas tersebut di temukan satu butir selongsong peluru, sepeda motor KLX  dan sendal.

Pihak kepolisian setempat terus melakukan pengejaran dan memburu pelaku

Kasat Reskrim Polres Langkat  Iptu Luis Beltran kepada wartawan membenarkan peristiwa itu.  OP)

Terkait


Berita Terbaru