Home / BINJAI / SUMUT / Satu Petani Mekar Jaya Binjai Tewas Akibat Di Kejar Preman Diduga Bayaran

Satu Petani Mekar Jaya Binjai Tewas Akibat Di Kejar Preman Diduga Bayaran


EDISIMEDAN.COM, Binjai – Bertah Sembiring ,(65) pria, petani dari Kelompok Tani Mekar Jaya Binjai Tewas akibat di kejar- kejar oleh sekelompok pria diduga preman bayaran . Peristiwa naas ini terjadi saat  kelompok yakni kelompok Mekar Jaya Binjai di sebut di serang oleh kelompok Beguldah, Selasa,(21/3) siang.

Informasi yang diperoleh dari kelompok Tani Mekar Jaya korban Bertah Sembiring (65) berada di kawasan konflik sempat terjatuh dikejar kelompok lawan yang lebih banyak.

Peristiwa kembali dipicu oleh  petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Mekar Jaya akan melakukan aktifitas bertani, didatangi gerombolan orang yang menyerang mereka.

Baca Juga:  KPK Tanya Anggota DPRD Sumut, Terima Apa dari Gatot

Petani berhamburan berlarian.  Korban yang ikut berlari, mengetahui sepeda motornya dibakar.

“Korban berlari saat peristiwa itu.   Tahu kendaraannya dibakar, dia berlari balik arah. Saat berlari  beliau jatuh, kejang-kejang. Sempat dibawa ke rumah sakit Kesrem, tapi nyawa sudah tidak terselamatkan,” kata Dejon Sembiring di lokasi rumah duka.

Dejon berharap atas kejadian ini, pemerintah dan aparat penegak hukum untuk memperhatikan situasi dan kondisi. Dejon mengaku, kejadian terjadi tidak terlepas kurangnya perhatian terhadap kasus yang terjadi selama ini.

Korban  memiliki ladang di kawasan tersebut. Ladang korban sudah habis dirusak oleh sekelompok oknum dari kubu sebelah yang ingin merampas lahan yang sudah belasan tahun di tanami petani Mekar Jaya Binjai.

Baca Juga:  Upaya BKKBN Sosialisasikan Soal Stunting Di Langkat Buahkan Hasil, Angka Stunting Menurun

Aksi teror dan intimidasi terhadap petani terus terjadi dan sudah berlangsung hampir setahun. Kini sejumlah petani sudah tidak bisa berladang karena gangguan dan mulai kehabisan modal.

Namun walaupun begitu mereka para petani Mekar Jaya Binjai tidak pasrah begitu saja mereka tetap berjuang mempertahankan ladangnya yang merupakan sumber penghasilan untuk keluarga .

Berdasarkan penelusuran kasus ini akan terus berlanjut pasalnya petani Mekar Jaya Binjai tidak terima lahannya mau di rampas kelompok orang yang diduga di cukongi intelektual beduit. ( OP )

Terkait


Berita Terbaru