Home / BINJAI / LANGKAT / SUMUT / Aliansi Rakyat Bersatu Desak Kapoldasu Sikat Judi Brahrang Dan Langkat

Aliansi Rakyat Bersatu Desak Kapoldasu Sikat Judi Brahrang Dan Langkat


EDISIMEDAN.COM, Medan – Puluhan pemuda tergabung dalam Aliansi Rakyat Bersatu menggelar aksi demo di Mapoldasu terkait perjudian di Brahrang , Pasar 7 Tandam dan status terhadap terduga pemilik lapak judi di gudang km 18 Binjai Timur inisial AO, Selasa,(6/6) siang.

Dalam orasinya Aliansi Masyarakat Bersatu mendesak Kapoldasu untuk menetapkan serta menangkap AO sebagai DPO atas dugaan kepemilikan lokasi judi di km 18 Binjai Timur.

Kemudian untuk segera dilakukan pemberantasan segala bentuk perjudian di wilayah hukum Polres Binjai , seperti di kawasan Pasar 7 Tandem dan Brahrang diduga di kelola pria inisial Aj.

Tidak itu saja , Aliansi Masyarakat Bersatu juga mendesak Kapoldasu untuk memberantas perjudian di Kabupaten Langkat yang menjamur di setiap kecamatan di sana.

Baca Juga:  PDIP Binjai Tanam 1000 Pohon, Hadiah HUT 74 Ibu Megawati

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kapoldasu dan Dirkrimum Poldasu atas penggerebekan lokasi judi di kota Binjai,” kata Ibra perwakilan pendemo.

Aksi demo dari Aliansi Masyarakat Bersatu ini di terima oleh personil Dirkrimum IPDA DE Manurung .

“Terimakasih atas dukungan kepada kami atas penggerebekan di km 18 . Terkait lokasi judi di Pasar 7 Tandem dan Brahrang  akan kami sampaikan kepada pimpinan ,”kata IPDA DE Manurung .

Sementara itu berdasarkan kutipan redaksi dari media online Informasinasionsl.com , di sebutkan bahwa terduga pemilik gudang di km 18 yakni inisial AO sudah di tetapkan pihak Dirkrimum sebagai DPO.

Berikut kutipan dari media online Informsinasional.com, Penyidik Ditreskrimum Polda Sumut menetapkan 45 orang tersangka dalam kasus judi di gudang milik AO Jalan Medan-Binjai Km 18 Kota Binjai.

Baca Juga:  Rp180 Juta Uang KUD Digondol Maling dari Mobil

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Sumaryono mengatakan, dari penggerebekan pada Minggu (28/5) lalu, pihaknya mengamankan 78 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan, penyidik menetapkan 45 orang jadi tersangka.

“Sebanyak 45 orang sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” terang Sumaryono, Senin (5/6) sore semalam.

Saat ini, sambungnya, penyidik sedang melengkapi berkas perkara ke 45 tersangka tersebut. Mereka dijerat Pasal 303 KUHPidana tentang perjudian.

“Secepatnya nanti akan kita limpahkan ke jaksa,” ujarnya.

Sumaryono menegaskan, pihaknya akan terus melakukan operasi dan penindakan terhadap perjudian dan penyakit masyarakat lainnya.

“Sesuai perintah Bapak Kapolda, kami Ditreskrimum akan terus merazia perjudian. Penyakit masyarakat pasti kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Baca Juga:  Petani Mekar Jaya Binjai Demo Proses Laporannya Di Polres Binjai

Ditanya soal terduga pemilik gudang berinisial AO , dia menyatakan, petugas di lapangan masih melakukan pengejaran.

“AO sudah masuk daftar pencarian orang (DPO),” katanya.

Sebelumnya, petugas gabungan Ditreskrimum, Brimob dan Sabhara Polda Sumut menggerebek lokasi perjudian di Jalan Medan-Binjai Km 1 8 Binjai Kota Binjai, Minggu (28/5) lalu.

Hasilnya, petugas mengamankan puluhan orang pemain maupun pekerja judi.

Sementara itu info di peroleh pihak Dirkrimum beberapa hari lalu telah memburu terduga pemilik lapak judi di km 18 inisial AO ke kawasan kabupaten Langkat . ( Red )

Terkait


Berita Terbaru