Home / BINJAI / SUMUT / JPU Hadirkan Saksi Prematur Pada Sidang Kasus Dugaan Penipuan Jula Jula Online

JPU Hadirkan Saksi Prematur Pada Sidang Kasus Dugaan Penipuan Jula Jula Online


EDISIMEDAN.COM, Binjai – JPU Lidya Panjaitan,SH di nilai hadirkan saksi yang prematur atau terkesan di paksakan. Hal ini terungkap pada persidangan kasus dugaan penipuan jula-jula online dengan terdakwa inisial SA, warga Tanah Merah , Kecamatan Binjai Selatan di ruang Cakra Pengadilan Negeri ( PN ) Binjai , Senin,(12/6) .

Adapun saksi yang di hadirkan adalah Yohana Sembiring warga Medan. Kepada Hakim Ketua Nurmala Sinurat,SH , saksi mengaku kenal dengan terdakwa dan merupakan sepupu terdakwa SA.

Menurut Yohana Sembiring kepada majelis hakim ia ada menyetor sejumlah uang beberapa kali dengan total 8 juta lebih. Lucunya penyetoran itu tidak tunai atau transfer tapi dari uang investasinya ke SA sebesar Rp 70 juta.

Baca Juga:  Polisi Binjai Sergap Jurtul Togel Jalan Semi 3 Binjai Selatan.

“Saya enggak ngerti cara mainnya .Tapi kata terdakwa nanti di ajari lalu saya setor pertama ke ketua arisan tapi lupa tanggalnya ,”kata Yohana Sembiring yang hadir di temani suaminya kepada majelis Hakim terdiri dari Hakim Ketua Nurmala Sinurat , Hakim anggota Diana Gultom,SH .

“Akhirnya saya tahu cara mainnya. Tahu ada 11 orang yang main tapi yang ingat hanya sebahagian nama peserta ,”ungkap Yohana Sembiring.

“Itu di bayar dari uang saya sama dia dan tidak ada bukti kwetansi ,’beber Yohana Sembiring

Bukti setoran tidak ada di share di groub arisan kata Yohana Sembiring menjawab Hakim Ketua Nurmala Sinurat,SH

Baca Juga:  Macet Parah di Langkat, 5 Jam Cuma Bergerak 2 Kilometer

Terkait keterangan saksi Yohana Sembiring terdakwa SA keberatan . “Bukan sepuluh orang tapi sepuluh nomor ,”kata SA via virtual .

Sementara JPU Lidya Panjaitan ,SH minta ijin untuk lakukan pemanggilan paksa kepada sejumlah saksi hal ini menjadi tanda tanya . Kenapa sejumlah saksi yang di ajukan JPU tidak mau hadir ?

Menurut PH RB Sitepu kepada EDISIMEDAN.COM, jika nanti ada saksi ya tetap urusan hutang . Kasus ini di paksa-paksaksn ,”ujar RB Sitepu. ( Red )

 

Terkait


Berita Terbaru