Home / KESEHATAN / Kata Rafika tentang JKN: Ikuti Aturannya, Rasakan Manfaatnya

Kata Rafika tentang JKN: Ikuti Aturannya, Rasakan Manfaatnya


EDISIMEDAN.com, MEDAN-Rafika Ariyanti (28) adalah seorang ibu rumah tangga yang terdaftar sebagai peserta JKN kelas tiga sejak delapan tahun yang lalu. Ketika datang mengunjungi Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan pada Kamis (05/12), Rafika bermaksud untuk memindahkan jenis kepesertaannya yang dulu merupakan peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) kelas tiga, menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU). Alasannya tak lain karena mengikuti suaminya yang bekerja di sebuah perusahaan daerah di Provinsi Sumatera Utara.

Ketika ditanya tentang kesibukannya, Rafika menjawab bahwa pada beberapa waktu belakangan dirinya sedang fokus dalam mengurus kesehatan orangtuanya. Menurutnya, semakin berumur maka banyak hal–hal yang tidak bisa diprediksi, terutama masalah kesehatan. Maka dari itu, Rafika dan keluarga menggunakan BPJS Kesehatan sebagai sarana untuk melindungi diri dari risiko–risiko biaya kesehatan yang tidak dapat dicegah.
“Saya mulai jadi peserta BPJS Kesehatan itu tahun 2015. Sudah lama juga dan sudah sering sekali menggunakan BPJS Kesehatan. Seluruh anggota keluarga saya merupakan peserta BPJS Kesehatan dan sudah pernah menggunakannya termasuk saya sendiri,” ujar Rafika.
Seperti peserta Program JKN pada umumnya, Rafika dan keluarga sebagai peserta Program JKN berhak mendapatkan manfaat dari jaminan kesehatan baik dalam bentuk pelayanan kesehatan, fasilitas Kesehatan dan hal lainnya yang dijamin oleh BPJS Kesehatan. Dengan segala keuntungan yang akan didapatkan oleh Rafika, maka ia menyampaikan bahwa ia selalu mengikuti peraturan yang diterapkan agar selalu mudah jika ingin menggunakannya nanti.
Rafika pun menceritakan pengalaman keluarganya dalam menggunakan BPJS Kesehatan. Rafika memberitahu bahwa ayahnya pernah mengalami pembekuan darah di otak beberapa tahun yang lalu. Kejadian tiba–tiba tersebut membuat Rafika kerap merasa terselamatkan oleh BPJS Kesehatan.
“Satu keluarga tidak ada yang menyangka kejadian itu bisa terjadi kepada ayah saya. Pada saat itu ayah saya sedang ada kegiatan dan di luar dugaan beliau terjatuh ketika melakukan sesuatu, sehingga mengalami benturan keras di bagian kepalanya. Ayah saya kemudian langsung dibawa ke rumah sakit terdekat di daerah Deli Tua,” ucap Rafika.
Ia sempat tidak menyangka jika ayahnya ditangani dengan cepat dan tanggap di fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Rasa terima kasih Rafika semakin bertambah dengan upaya terbaik yang selalu BPJS Kesehatan berikan kepada para pesertanya. Ditambah juga dengan pengalaman pribadi milik Rafika ketia ia mengalami tumor payudara di tahun 2021 silam.
“Untungnya saya cepat menyadari kehadiran tumor yang ada di tubuh saya ini karena sangat mengganggu aktivitas sehari–hari saya. Akhirnya saya berinsiatif menjalani pemeriksaan ke dokter, lewat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dulu baru ke rumah sakit. Solusi yang diberikan adalah pengangkatan tumor dengan operasi dan ditambah juga pengecekan berkala setelah operasi. Lagi–lagi kehadiran BPJS Kesehatan sangat membantu saya tidak hanya dengan fasilitas ataupun pelayanan yang diberikan, tetapi juga secara finansial,” ujar Rafika.
Rafika juga menyampaikan pengalaman lainnya dengan BPJS Kesehatan dalam penggunaan digital platform yang telah diluncurkan. Ia mengungkapkan jika ia pernah mengganti fasilitas kesehatan miliknya secara online tanpa perlu datang ke kantor. Menurutnya, terobosan itulah yang harus BPJS Kesehatan tetap lakukan dan perbarui secara berkala untuk kegunaan bersama menurutnya.
“Harapan saya semoga ke depannya BPJS Kesehatan dapat terus memberikan pelayanan tanpa hambatan seperti akses ke rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan lainnya. Saya juga berharap akan munculnya inovasi–inovasi terbaru yang dapat menyempurnakan BPJS Kesehatan lebih dari apa yang sudah BPJS Kesehatan miliki sekarang,” kata Rafika. (red)

Terkait


Berita Terbaru