Home / BINJAI / SUMUT / Di Binjai, Terduga Pencuri Ubi Dan Jagung Kena Bacok Petani

Di Binjai, Terduga Pencuri Ubi Dan Jagung Kena Bacok Petani


EDISIMEDAN.COM, Binjai – Sekelompok pria yang diduga sering meneror dan mengancam petani dari Kelompok Tani Mekar Jaya Binjai dilaporkan ke Polres Binjai oleh petani dalam kasus dugaan pencurian tanaman yang merugikan petani Mekar Jaya hingga puluhan juta rupiah, Rabu,(3/10) malam.

Para petani yang tanamannya di curi melapor ke Polres Binjai di dampingi kuasa hukum Kelompok Tani Mekar Jaya Binjai  Hendra MS, SH .

Usai buat laporan kuasa hukum Mekar Jaya Binjai Hendra MS,SH berharap polisi segera menangkap pelaku karena selama ini terus mendzolimi para petani wanita yang berladang di sepanjang jalan Gunung Singgalang  Kelurahan Bakti Karya, Kecamatan  Binjai Selatan.

Terduga Pencuri Kena Bacok

Baca Juga:  Noor Sri Alamsyah Putra : Fraksi DPRD Perpanjangan Partai Politik

Mirisnya dalam kasus ini terlapor inisial DS di sebut kena bacok oleh petani Mekar Jaya Binjai  yang setahun ini  sangat gerah dengan tingkahnya. Infonya DS mendapat perawatan di rumah sakit dengan luka bacok di tangannya.

Petani bernama Marsita mengaku jagung dan ubinya yang dicuri. Kemudian atas nama Hendri juga ngaku di curi ubinya.

“!Saya lihat dari jauh pelakunya inisial DS ,” kata Hendri menjawab wartawan di SPKT Polres Binjai tadi sore.

Lalu ada juga Atik yang jagungnya di curi. ” Ya…tahu yang nyur,”i ujarnya

Sementara itu Siti Fatimah dengan sedih bercerita lahannya yang sudah 15 tahun di suruh inisial DS untuk tidak di tanaminya lagi.

Baca Juga:  Erupsi Gunung Sinabung Akibatkan 5 Kecamatan di Karo Gelap Gulita

” DS minta ladang saya , kok mereka pulak yang kerjai ladang ku, aku tidak takut ,”kata Siti Fatimah yang mengaku sampai menangis karena teror DS dan kawan- kawan .

Terkait adanya peristiwa pembacokan terhadap DS, petani Mekar Jaya meminta petugas untuk menyelidiki motif pembacokan terjadi kemarin Selasa ,(2/10) sore di ladang petani.

Info yang beredar korban yang kena bacok inisial DS sedang mencuri  ubi petani, di grebek dan di bacok petani yang datang ramai- ramai menjaga ladangnya.

” Secara hukum yang berlaku pencurian dengan cara beramai – ramai dengan bawa sajam adalah melanggar hukum,” kata perwakilan petani Mekar Jaya Binjai kepada edisimedan.com.

Baca Juga:  Intens Komunikasi dengan Ulama, Bobby Ingin Medan Teduh

“Tugas memproses hukum adalah tugas penegak hukum . Kenapa DS di hakimi oleh massa,  apakah karena mulai hilang kepercayaan petani Mekar Jaya terhadap penegak hukum,” kata petani Mekar Jaya  Binjai

Akibat peristiwa ini polisi terpaksa bekerja keras pasalnya situasi kembali tidak kondusif dan sangat rawan pertumpahan darah.

Parahnya lagi info di terima  dari masyarakat bahwa korban yang di bacok petani pria inisial  DS cs  terkadang lakukan  pungli di Jalan Gunung Singgalang kepada mobil melintas yang bawa hasil panen menuju kota.( OP )

 

 

Terkait


Berita Terbaru