Home / BISNIS / Pedagang Di Medan Diajak Kembangkan Ekosistem Digital

Pedagang Di Medan Diajak Kembangkan Ekosistem Digital


EDISIMEDAN,.com, MEDAN-Pasar Medan mengajak seluruh pihak berkolaborasi untuk mengembangkan ekosistem digital di pasar tradisional.

Hal ini disampaikan Dirut PUD Pasar Medan Suwarno pada diskusi publik yang diadakan DPD Aliansi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Milenial Medan, Jumat (20/10/2023).

Suwarno hadir sebagai narasumber bersama dengan tokoh pedagang pasar tradisional Mefral Lubis, Dirut PUD Pasar Medan Suwarno, dan Ketua Hipmi Sumut Ade Jona Prasetyo. Pada diskusi yang dimoderatori Dedy Harvey ini, Suwarno menjelaskan Wali Kota Medan Bapak Bobby Nasution mendorong digitalisasi terhadap pelaku UMKM. Digitalisasi tersebut mencakup promosi, penjualan, hingga pembayaran.

PUD Pasar Medan, kata Suwarno, menyampaikan bahwa pedagang merupakan aset. Sebab tanpa adanya pedagang, maka PUD Pasar Medan tidak ada artinya.

Baca Juga:  Stabilkan Harga Pangan Pokok, Wali Kota Kirim Jajaran PUD Pasar Medan ke Lima Kabupaten

Karena itulah mengenai digitalisasi, PUD Pasar berkomunikasi, berkordinasi dan berkolaborasi dengan instansi ataupun lembaga terkait. “Satu diantaranya dengan organisasi mahasiswa yang akan mengembangkan marketplace yang bisa dimanfaatkan pedagang kita,” beber Suwarno.

PUD Pasar Medan, lanjut Suwarno penumbuhkembangan ekosistem digitalisasi di pasar tradisional bertujuan agar pedagang di pasar tradisional beradaptasi dengan digitalisasi dan bisa mendongkrak pendapatan pedagang.

Tak hanya itu, kolaborasi dengan perbankan maupun marketplace untuk mendukung digitalisasi di pasar terjalin. Sosialisasi dan edukasi ke pedagang mengenai pengembangan lewat online dilakukan lewat jajaran di pasar-pasar.

“Sebagian pedagang ada yang telah mencobanya. Salah satu contoh di Pasar Petisah misalnya. Ada pedagang sayur yang memanfaatkan marketplace semenjak covid 19. Karena satu hal yang baru, pedagang sayur tadi agak kerepotan. Namun kini, justru membantunya dari sisi pendapatan. Karena pelanggannya tak hanya yang datang ke kedainya saja, tapi ada juga yang dari online. Saya yakin di pasar-pasar lain juga ada yang telah mencoba beradaptasi dengan memanfaatkan penjualan lewat online,” beber Suwarno.

Baca Juga:  Ramadhan 2021, JNE Gulirkan Promo Berlimpah Yang Menarik

Suwarno mengajak para pedagang agar beradaptasi dengan digitalisasi di era yang serba digital seperti sekarang ini. Hal itu akan didukung dengan berkolaborasi dan komunikasi dengan instansi ataupun lembaga terkait agar dapat memberi pelatihan, pemahamaan lebih mendalam kepada pedagang untuk memanfaatkan digitalisasi dalam mendorong meningkatnya penjualan atau pendapatan pedagang.

Sementara itu Dedy Harvey menuturkan mendugung regulasi yang telah dilakukan pemerintah dalam memajukan perekonomian untuk meningkatkan taraf pendapatan pedagang. (red)

Terkait


Berita Terbaru