Home / KESEHATAN / Pelayanan terhadap Pasien JKN Tidak Berbeda dengan Pasien Umum

Pelayanan terhadap Pasien JKN Tidak Berbeda dengan Pasien Umum


EDISIMEDAN.com, MEDAN-Sudah bertahun lamanya, batu ginjal dianggap sebagai penyakit awam yang sering menyerang lelaki berumur. Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sudah banyak memberikan banyak kegunaan bagi penggunanya salah satunya dengan bantuan dalam jaminan pengobatan batu ginjal.

Manfaat ini sangat dirasakan oleh Muchlis Arhani (35), penderita penyakit batu ginjal yang terjadi satu tahun yang lalu. Diawali dengan gejala sakit pinggang yang dianggap bukan suatu hal yang serius, sehingga membuat Muchlis membiarkan rasa sakit itu tetap berada dalam tubuhnya.

“Awalnya saya merasakan sakit pinggang dan punggung. Selama hampir tiga bulan saya hiraukan saja karena merasa itu pegal-pegal biasa. Tetapi tiba-tiba sakitnya berubah menjadi rasa sakit yang tidak dapat saya tahan sama sekali. Saya sangat ingat pada saat itu waktu sudah malam dan karena tidak tahan lagi, saya minta istri saya untuk menemani ke rumah sakit terdekat agar rasa sakit saya bisa terobati,” tutur Muchlis yang diwawancarai oleh Jamkesnews pada Selasa (07/11).

Baca Juga:  Aman dan Tenang Jika Kartu KIS sudah di Tangan

Batu ginjal terbentuk dari endapan keras mineral, garam, kalsium, oksalat, dan fosfor menumpuk dalam urin dan membentuk kristal keras berwarna kekuningan sekecil butiran pasir atau bisa lebih besar yang menyebabkan rasa sakit luar biasa serta pendarahan ketika mencoba melewati saluran kemih. Seringnya penyakit ini dikaitkan dengan pria lanjut usia dan paling sering terjadi antara usia 30 dan 60 tahun.

“Hasil USG dan diagnosa dari dokter mengatakan bahwasannya batu ginjal yang saya derita masih tergolong kecil sehingga dokter menyarankan saya untuk mengkonsumsi obat saja. Saya dirawat inap dua hari di RS Royal Prima. Alhamdulillah pembiayaan dijamin penuh oleh BPJS Kesehatan.

Saya juga merasa sangat puas ketika rumah sakit menerima saya dengan baik padahal saya datang larut malam. Walaupun saya pengguna KIS tetapi tidak ada perbedaan layanan yang saya rasakan. Pelayanannya sama saja dengan pasien umum, sama baiknya,” ungkap Muchlis.

Baca Juga:  BPJS Kesehatan Sampaikan Janji Mutu Layanan Pada Sosialisasi Bersama DPR RI

Muchlis menceritakan bahwa setelah mendapatkan informasi dari dokter yang menanganinya, dirinya menerima informasi terkait beberapa cara pengobatan atau prosedur pengangkatan batu ginjal. Pengobatan penyakit batu ginjal tergantung pada ukuran dan jenis batu ginjal yang dialami oleh si penderita. Untuk ukuran batu ginjal yang berukuran besar, sulit untuk dikeluarkan dan menyebabkan pendarahan, biasanya akan disarankan untuk melakukan metode seperti Ureteroskopi, Percutaneous Nephrolithotomy, Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy (ESWL) dan bedah terbuka. Sementara itu, untuk batu ginjal ukuran kecil, penanganannya dapat dilakukan dengan menghindari berbagai pantangan batu ginjal dan juga menggunakan obat-obatan untuk mengeluarkan batu tersebut.

Lebih lanjut, Muchlis juga menceritakan pengalamannya terkait kegunaan Aplikasi Mobile JKN. Ia menyampaikan bahwasannya ia selalu menggunakan Aplikasi Mobile JKN Ketika berobat seperti pengobatan batu ginjalnya pada saat itu.

Baca Juga:  Lunasi Tunggakan Iuran Pekerja Baru, BPJS Kesehatan Apresiasi Komitmen PT Lembu Andalas Langkat

Aplikasi Mobile JKN sendiri adalah aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan sebagai one stop solution untuk pelayanan administrasi bagi peserta JKN. Pada aplikasi tersebut, ia juga menunjukkan riwayat pelayanan penggunaan mobile JKN miliknya kepada Jamkesnews.

“Menurut saya, lebih mudah menggunakan Aplikasi Mobile JKN daripada harus menggunakan kartu. Bagi saya di zaman yang sudah berkembang dan canggih ini, keberadaan aplikasi seperti ini akan sangat amat membantu orang-orang seperti saya. Saya juga berharap dengan dimudahkannya para peserta dengan hadirnya Aplikasi Mobile JKN dapat membuat semua semakin yakin untuk berobat menggunakan BPJS Kesehatan,” ujar Muchlis.(red)

Terkait


Berita Terbaru