Home / BINJAI / KRIMINAL & HUKUM / SUMUT / Dituduh Mencuri Dianiaya Oleh Diduga Oknum TNI, Leona Bangun Lapor PM

Dituduh Mencuri Dianiaya Oleh Diduga Oknum TNI, Leona Bangun Lapor PM


EDISIMEDAN.COM, Langkat – Sungguh malang nasib Leona Bangun ,  seorang petani sawit warga Dusun II Minta Kasih, Kelurahan Minta kasih Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat

“Kamis,  2 Mei  2024 lalu sekira  pukul 9 Wib , saya  pergi ke kebun milik saya untuk panen buah sawit. Namun tiba tiba ada tiga orang datang  salah satunya adalah di duga oknum TNI yang menurut keterangan masyarakat BKO di Kebun LNK Bekiun inisial Praka A ,” ujar Leona Bangun

Masih kata Leona Bangun , tiba-tiba mereka ( red : 3 orang ) langsung menangkapnya dan borgol tangannya.

Terkejut , Leona Bangun  langsung  bertanya salahnya apa, pelaku mengatakan bahwa Leona Bangun  telah mencuri sawit perusahaan.

Baca Juga:  Akibat Banjir Bandang, Satwa Langka Koleksi Taman Hewan Siantar Juga Hilang

” Saya membantah  karena tidak melakukan seperti yang mereka tuduhkan tapi para centeng  mengabaikai langsung lakukan penganiayaan terhadap saya  berkali-kali ,” kata Leona Bangun

” Saya di aniaya di bagian kaki , punggung dengan kayu manggis punya saya. Tidak sampai di situ saya kemudian  dibawa ke Mes kebun . Kayak membawa  lembu mereka perlakukan saya ,” ungkap Leona Bangun sedih.

Setelah itu pada pukul 20.00 Wib malam saya  di antar ke Polsek Kuala, dalam kondisi lebam pada punggung dan kaki . Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Polsek Kuala, saya tidak terbukti melakukan pencurian sebagaimana yang dituduhkan. Saya pun di bebaskan pulang ,” jelas Leona Bangun .

Baca Juga:  KKSU 2020 Ajang Kenalkan Kekayaan Alam dan Warisan Budaya Kain Sumut

Terpisah Advokat Rahmat Setiawan.SH.CPM., Jum’at,(17/5) menjelaskan kliennya  mulai dari saat kejadian merasa takut  berlebihan sehingga takut keluar rumah dan beraktivitas

” Cukup lama klien kami merasa sakit dan trauma, sehingga kami melakukan langkah hukum membuat laporan ke Sub.den POM 1/5-2 Binjai, dengan Nomor : TBLP-19/V/2024, mungkin juga akan melaporkan keKomnas HAM serta pihak terkait lainnya., ini adalah bukti cinta kami kepada Tentara Nasional Indonesia,  agar tidak rusak oleh Oknum yang brutal dan tidak memiliki integritas,  sehingga TNI tetap profesional dan tetap dihati rakyat, “kata Rahmad Setiawan, SH ( Tim )

Terkait


Berita Terbaru