Home / BISNIS / Rupiah Nyaris Sentuh 16.300, IHSG Terkoreksi Cukup Dalam

Rupiah Nyaris Sentuh 16.300, IHSG Terkoreksi Cukup Dalam


EDISIMEDAN.com,MEDAN – Pada dasarnya sejumlah kinerja bursa di Asia pada perdagangan hari ini ditutup variatif. Ada yang diperdagangkan melemah namun pelemahannya tidak separah IHSG. IHSG kembali menunjukan kinerja yang lebih buruk dari kebiasaan bursa di Asia. Dan ini bukan hal yang pertama terjadi pada IHSG, karena kerap berkinerja melebihi rata-rata kinerja bursa di Asia lainnya.

 

Akan tetapi, IHSG yang ditutup melemah 2.14%, dan telah menembus level psikologis 7.000 perlu diwaspadai. Meskipun asing membukukan transaksi beli bersih 1.1 Trilyun. Tekanan jual pada pasar keuangan di tanah air saat ini bisa saja terjadi karena diluar faktor ekonomi. Karena sejumlah sentimen dari faktor ekonomi seharusnya tidak membuat IHSG terpuruk cukup dalam.

Baca Juga:  Tambah 69 Titik, BBM Satu Harga Pertamina Hadir di 123 Kabupaten di Indonesia

 

Saya menduga pelaku pasar mulai mempertimbangkan sejumlah isu besar yang berkembang di tanah air seperti IKN dan Tapera, sebagai salah satu rujukan pasar saat memberikan keputusan investasi. Dan tidak hanya IHSG yang melemah pada hari ini. Mata uang rupiah juga ditransaksikan melemah cukup dalam, bahkan myaris menyentuh 16.300.

 

Mata uang rupiah ditutup melemah di level 16.280 per US Dolar. Saya menilai mata uang rupiah yang melemah pada perdagangan hari ini memberikan pukulan bagi kinerja IHSG. Berdasarkan hasil pemantauan selama ini, IHSG memang kerap melemah disaat mata uang rupiah mengalami koreksi yang tajam. Dan pelemahan rupiah pada hari ini masih tertahan di level psikologis 16.300.

Baca Juga:  Ooredoo Group dan CK Hutchison Sepakati Penggabungan Senilai US$6 Miliar untuk  Bisnisnya di Indonesia

 

Sementara itu, kinerja harga emas ditransaksikan relatif stabil dengan kecenderungan menguat di level $2.331 per ons troy nya. Pelaku pasar masih menanti data ketenaga-kerjaan AS pada akhir pekan yang akan menjadi sentimen penggerak emas selanjutnya.(red)

Terkait


Berita Terbaru