23 Warga Diberi Pembinaan Atasi Kemacetan Lalu Lintas

8
Pemberian cinderamata berupa rompi sebagai simbol pengatur lalu lintas, Senin (03/12/2018). [edisiMedan.com/faisalharis]

EDISIMEDAN.com, MEDAN – Demi menjaga kelancaran dan kenyamanan berlalu lintas, di wilayah hukumnya, Polsek Percut Sei Tuan melalui Unit Lantas membina 23 warga untuk menjadi pengatur lalulintas, Senin (03/12/2018).

Dua puluh tiga masyarakat dibina untuk membantu memperlancar dan menertibkan lalu lintas di persimpangan jalan di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan.

Dalam Apel tersebut, Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan IPTU JH Panjaitan,SH, Sos memberikan arahan agar mengutamakan kelancaran dan ketertiban berlalulintas kepada pengguna jalan raya.

“Saat melakukan pengaturan di persimpangan, tidaklah semata-mata untuk mendapatkan imbalan berupa uang serta dapat memelihara kerja sama baik polisi dengan pemerhati lalu lintas bahkan sesama kelompok,” ucapnya.

Di samping Apel Konsolidasi, Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan, IPTU JH Panjaitan, SH S.Sos, memberikan cindera mata berupa rompi sebagai simbol petugas pengatur lalulintas sembari sarapan pagi bersama. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kebersamaaan.

Sementara Panit 1 Lantas Percut Sei Tuan, IPDA Bakrie, SH menuturkan, Apel tersebut bertujuan mengkodinir masyarakat peduli Lalu lintas yang biasa mengatur di persimpangan jalan agar bisa tertib dan tidak meresahkan pengguna jalan .

“Intinya kita dari unit Lalu Lintas sangat berterima kasih adanya masyarakat yang peduli dengan Lalu Lintas, dan dihimbau kepada mereka dalam membantu pengaturan Lalu Lintas jangan menerima imbalan apalagi dengan memaksa dan menimbulkan keresahan pengguna jalan,” tandasnya.

Salah satu masyarakat perduli Lalu Lintas, Udin (51) warga Bhayangkara mengaku berterima kasih kepada Polantas Unit Polsek Percut Seituan yang telah mempercayai dirinya sebagai mitra dalam mengatur arus persimpangan Jalan Bhayangkara. [fsl]

Apa Tanggapan Anda?