Home / NEWS / 3 Siswi PKL Alami Pelecehan Oknum Pejabat di Kantor DPRD

3 Siswi PKL Alami Pelecehan Oknum Pejabat di Kantor DPRD


EDISIMEDAN| Tiga siswi yang tengah melakukan praktik kerja lapangan (PKL) ini tak pernah menyangka kalau akhirnya harus mendapat perlakuan tak senonoh atasan tempat mereka bekerja.

Bagaimana tidak, ketiga siswi tersebut kerap menjadi korban otak cabul Kasubag TU Sekretariat DPRD Kota Bogor, Jawa Barat itu. Bahkan mereka diancam akan diberi nilai jelek bagi siswi yang sudah punya pacar.  Tak hanya pelecehan secara verbal, pejabat itu juga pernah meraba-raba paha ketiga siswi tersebut.

DA, salah seorang siswi PKL itu mengaku pelecehan yang mereka terima sudah terjadi saat hari pertama magang. “Pas hari pertama, ditanya sudah punya pacar apa belum,” kata DA.

Menurutnya, jika sudah punya pacar, siswa magang hanya diberikan nilai 79.

“Tapi kalau tidak punya pacar malah dikasih 90. Soalnya, kata dia, kalau punya pacar tidak bisa diajak happy-happy,” ujarnya.

Baca Juga:  Pasangan DJOSS Unggul Telak di TPS Djarot

Entah apa yang dimaksud dengan ‘happy-happy’ di sini.

BACA JUGA
Setelah Difoto Bugil, Siswi SMA Diperkosa Honorer Linmas Taput
Mahasiswi Nyaris Diperkosa Supir Angkot
Istri Polisi Berselingkuh Saat Suami Dinas Terekam CCTV
Apa Benar Wanita dengan Sulam Alis Rentan Selingkuh?

Gadis berparas cantik berkerudung ini, juag mengaku perlakuan seperti itu juga dialami dua teman kelompoknya.

“Ada yang dirangkul, dipegang-pegang pahanya, sama pinggang,” katanya.

Tiga siswa magang ini ketakutan dan akhirnya menangis di kamar mandi sekolah.

“Nangis di kamar mandi, takut untuk datang ke sini (DPRD),” kata guru pembimbing sekaligus wakil kepala Kurikulum SMK, Windani Martakusuma

Trauma atas pelecehan itu, tiga siswi SMK bersama gurunya mendatangi anggota DPRD Kota Bogor. Mereka mengadukan pelecehan verbal dan non verbal oleh seorang pejabat Pemkot Bogor yang bertugas di Sekretariat Dewan itu.

Baca Juga:  Ketua DPRD Sijunjung Mesum dengan Istri Sopir Dipecat dari Golkar

Dan akhirnya, Kamis (12/11/2015), pihak SMK Tri Darma, tempat ketiga korban bersekolah menarik 6 siswi yang tengah melakukan praktik magang di Gedung DPRD Kota Bogor itu.

Sementara Badan Kepegawaian Pemerintah Kota Bogor menyatakan bahwa oknum pegawai yang menjabat sebagai Kasubag TU Sekretariat DPRD Kota Bogor itu akan dipecat bila terbukti melakukan pelecehan. “Kami lihat dulu, nanti kan pasti ada pemeriksaan dari tim. Ya itu bisa sampai pemecatan karena skalanya sudah nasional,” pungkas Kepala Kepegawaian Pemkot Bogor Roman Pujo. [khi]

Terkait


Berita Terbaru