TBSU Tak Layak Digunakan Untuk Pertunjukan Teater

13

EDISIMEDAN.com,MEDAN: Pementasan teater Eceng Gondong SMA Negeri 4 Medan berjudul ‘Ssssttt, berhasil menyedot seribuan generasi milenial yang digelar di Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara, Sabtu (29/9/2018). Meski kondisi gedung Taman Budaya Sumatera Utara terbilang tidak layak digunakan untuk pertunjukan teater, Namun generasi milenial tetap semangat menyaksikan pertunjukan tersebut.

Berdasarkan informasi, Naskah Ssssttt karya Ronald Tarakindo, menceritakan tentang seorang pemimpin yang hanya mementingkan kepentingan pribadi, memperkaya diri sendiri, serta menindas rakyatnya, dibalut dengan adegan komedi segar, yang membuat penonton tak mau beranjak keluar gedung.

Penulis naskah yang juga sutradara pementasan ini, Ronald Tarakindo, mengatakan, tidak menduga jika pementasan tersebut dihadiri penonton yang sangat ramai. “Saya dan panitia tentunya tak menduga jika jumlah penonton akan membludak, apalagi generasi sekarang lebih senang nonton film di bioskop daripada nonton pertunjukan teater, jadi sangat surprise anak muda mau nonton teater” ucapnya, Minggu (30/9).

Ditambahkannya, dengan membludaknya animo penonton pertunjukan teater, dirinya mengharapkan Gedung Utama Taman Budaya Sumatera Utara segera direnovasi. “Penonton sudah ramai, tapi gedung masih jauh dari kata layak, alangkah baiknya pihak-pihak yang bertanggung jawab bisa memerhatikan gedung kesenian ini, agar generasi milenial bisa menikmati pertunjukan dengan nyaman. Jangan kalah Sumut Ini dengan provinsi lain, yang memiliki gedung pertunjukan yang layak dan megah,” kritiknya.

Sementara itu, Agnes siswi SMA Negeri 1 Medan, yang merupakan salah seorang penonton mengaku sangat mengapresiasi pementasan dengan judul Sssttt. “Para aktor dan aktrisnya sangat tampil maksimal, apalagi pementasannya juga lucu dan sangat pas dengan situasi di negara kita, dengan begitu banyaknya pemimpin daerah yang masuk penjara,” jelasnya.

Namun, Agnes juga mengkritisi fasilitas Taman Budaya Sumatera Utara. “Gak layak sih gedungnya, contohnya kamar mandi kotor, terus pendingin ruangannya kayaknya gak pernah di service sehingga panas kali di gedung itu, bangkunya juga banyak yang goyang-goyang jadi duduk pun tak nyaman,” tegas Agnes. (Mahbubah Lubis)

 

Apa Tanggapan Anda?