Layanan Lumpur Tinja Diresmikan Di Kabupaten Deli Serdang

34

EDISIMEDAN.COM, LUBUK PAKAM- Deliserdang meresmikan infrastruktur sanitasi untuk tahun anggaran 2016-2018, infrastruktur air minum untuk tahun anggaran 2017-2018, sekaligus meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja yang telah termasuk dalam regulasi pengelolaan air limbah domestik. Acara peresmian ini dilakukan pada Rabu (31/7/2019) oleh Bupati Deli Serdang  dan disaksikan oleh Gubernur Sumatra Utara, USAID IUWASH PLUS (Indonesia Urban Water, Sanitation and Hygiene Penyehatan Lingkungan untuk Semua), Walikota Sibolga, Walikota Tebing Tinggi dan Walikota Medan.

Pengoperasian UPTD PALD (Unit Pelaksana Teknis Daerah – Pengelolaan Air Limbah Domestik) diharapkan dapat menampung dan mengolah lumpur tinja hasil pengurasan sebelum dibuang ke lingkungan agar tidak menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Lumpur diolah menjadi lumpur kering dan air olahan yang sudah aman dibuang atau dimanfaatkan kembali menjadi pupuk. Upaya ini didukung dengan program Layanan Lumpur Tinja, yaitu suatu mekanisme pelayanan penyedotan lumpur tinja secara periodik atau terjadwal yang diterapkan pada sistem pengelolaan air limbah setempat yang diolah pada instalasi yang ditetapkan. Adapun payung hukum yang mengatur sistem pengelolaan sanitasi ini yaitu Peraturan Bupati tentang Layanan Lumpur Tinja No. 18 Tahun 2019, PERDA Retribusi Jasa Umum (Sedot Kakus) No. 4 Tahun 2018, dan Peraturan Bupati Tentang Pembentukan UPTD PALD No. 8 Tahun 2018.
Kepala Seksi Wilayah I, Direktorat PLP Kementerian PUPR, Nanda Lasro Elisabeth Sirait, dalam keterangan persnya pada Kamis menegaskan pentingnya layanan sanitasi terpadu untuk mendukung upaya penyehatan masyarakat dan lingkungan di Sumatra Utara. “Kita tahu bahwa sarana sanitasi penting bagi kesehatan masyarakat dan kualitas hidup, terutama bagi anak-anak, dengan program Layanan Lumpur Tinja masyarakat menjadi sehat dan tidak mudah sakit sehingga bisa lebih produktif dan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kementerian PUPR juga mendukung penuh pengoperasian UPTD PALD dan pelaksanaan Layanan Lumpur Tinja ini untuk mencapai target tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) pada tahun 2030,” ujarnya.
Bupati Deli Serdang, H. Ashari Tambunan, sangat mengapresiasi peresmian program ini di Kabupaten Deli Serdang. “Hadirnya UPTD PALD dan Layanan Lumpur Tinja sebagai layanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman dan ramah lingkungan (safely managed) dapat memutus sumber pencemaran limbah domestik ke badan/sumber air dan diharapkan dapat mewujudkan Deli Serdang sebagai kabupaten yang layak huni, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Bapak Bupati.
Dikatakan,  Program LLTT dan pengoperasian layanan di Kabupaten Deli Serdang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Kota dan Kabupaten lain di Sumatra Utara untuk melakukan pengelolaan air limbah domestik secara aman dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur PDAM Tirta Deli, Batara Nasution, memastikan masyarakat mendapatkan layanan sanitasi terbaik di Kabupaten Deli Serdang. “Kami menyediakan sistem layanan sanitasi terpadu dan terintegrasi melalui sistem perpipaan untuk mendukung penuh upaya pemerintah mensukseskan tujuan pembangunan berkelanjutan 2030 untuk sanitasi aman,” kata Batara Nasution
Sebagai mitra pemerintah, USAID IUWASH PLUS akan menyediakan pendampingan teknis dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar memanfaatkan UPTD PALD dan mengakses Layanan Lumpur Tinja. Chief of Party (COP) USAID IUWASH PLUS, William Parente, menjelaskan pentingnya program ini “Kami bermitra dan mendukung pemerintah untuk mengembangkan sistem pengelolaan air limbah domestik yang aman di perkotaan, dari mulai pengumpulan (tangki septik), penyedotan (melalui program Layanan Lumpur Tinja), sampai dengan pengolahan (UPTD PALD), dukungan kami tidak hanya dari sisi teknis tapi juga peningkatan kapasitas institusi,,” tambah William. (Mahbubah Lubis)

Apa Tanggapan Anda?